Sugeng Hariadi : Tidak Akan Pandang Bulu Bongkar Kasus Korupsi di Garut

Daerah

Kamis, 20 Februari 2020 | 10:50 WIB

200220105203-sugen.jpeg

KEPALA Kejaksaan Negeri (Kejari) Garut, Sugeng Hariadi, yang baru menjabat kurang dari satu bulan ini, menyatakan akan melanjutkan penanganan sejumlah kasus dugaan korupsi di Garut, yang sebelumnya ditangani Kajari lama. Hal ini sudah menjadi kewajiban sebagai penegak hukum, termasuk jajaran yang ada di Kejaksaan akan lebih fokus menangani kasus-kasus hukum yang belum tuntas.

“Kita fokus dalam upaya penegakkan hukum, terutama kasus dugaan tindak pidana korupsi. Termasuk kasus dugaan BOP dan Pokir DPRD yang sedang dipelajari kembali. Sudah tugas pokok kami dan kami tidak akan tebang pilih dalam setiap penanganan perkara,” ujar Sugeng, Kamis (20/2/2020).

Tidak hanya kasus hukum lain yang belum tuntas diselesaikan, Sugeng mengaku, akan fokus menyelesaikan kasus dugaan korupsi Pokok-pokok Pikiran (Pokir) di lingkungan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Garut. Yang saat ini berkasnya ada di pihak penyidik.

“Tentu akan kita lanjutkan penanganannya. Seperti perkasa yang sebelumnya,kasus dugaan korupsi Pokir di lingkup DPRD Garut,” kata Sugeng.

Namun demikian Suger menuturkan, untuk saat ini pihaknya masih terus mempelajari laporan dari penyidik serta mendalami duduk perkara kasus Pokir.

“Saya kan masih baru menjalankan tugas di Garut. Saya masih harus mempelajari dan mendalami kasus-kasus yang tengah ditangani,” ucapnya pada wartawan.

Sugeng berjanji dalam masa tugasnya di Garut akan melakukan penegakkan hukum dan juga melakukan penanganan perkara yang sudah ada sesuai tupoksi. "Segala penanganan akan kita selesaikan. Penanganan-penanganan perkara-perkara tidak akan pandang pandang bulu. Termasuk penanganan BOP dan Pokir DPRD.

Sugeng meminta, seluruh elemen dan warga Garut untuk tidak meragukan kinerja pihaknya dalam upaya pengungkapan kasus korupsi.

Editor: Kiki Kurnia

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR