bank bjb Optimis Alokasi KUR 2020 Sebesar Rp1 triliun Bisa Terserap

Daerah

Rabu, 19 Februari 2020 | 17:06 WIB

200219171225-bank-.jpg

Direktur Ritel dan Konsumer bank bjb Suartini

UNTUK memperbesar penetrasi kredit, PT BanK Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten (bank bjb) terus berekspresi menyasar semua sektor pembiayaan. Terkait hal itu, bank bjb optimis alokasi dana Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp1 triliun bisa terserap di tahun ini.

Direktur Ritel dan Konsumer bank bjb Suartini mengatakan, sebelumnya sektor ekonomi untuk penyaluran KUR terbatas sehingga tahun lalu dana yang tersalurkan mencapai sekitar Rp600 miliar.

"Kami meminta kepada Kementrian Keuangan dan OJK (Otoritas Jasa Keuangan) untuk memperluas sektor ekonomi dan bisa dikabulkan. Karena itu kami optimis penyaluran KUR bank bjb bisa mencapai Rp1 triliun," kata Suartini, didampingi Pemimpin Divisi Komersial dan Korporasi bank bjb Dicky Syahbandinata kepada wartawan, Rabu (19/2/2020).

Nantinya, alokasi KUR bisa lebih maksimal menggarap sektor pertanian, dengan bunga rendah hingga 6 persen. "Alokasi KUR kami, tahun ini sebesar Rp1 triliun. Itu naik dari tahun lalu, yang hanya terserap Rp600 miliar. Dari sisi komponen (jenis debitur) juga lebih banyak. Jadi kami optimistis bisa terserap seluruhnya," tegasnya.

Meski begitu, ia mengakui penyaluran kredit bank bjb saat ini masih didominasi oleh infrastruktur. Namun sektor pertanian dan ketahanan pangan pun menjadi kini bidikan perseroan. "Memang sektor pertanian belum mendominasi. Infrastruktur masih paling banyak. Tapi kami kini pun memprioritaskan pertanian dan ketahanan pangan," timpal Dicky.

Suartini mengatakan, sebenarnya pembiayaan sektor pertanian tidak hanya dilakukan kali ini saja. bank bjb juga telah menyalurkan kredit pertanian ke komoditi lainnya.

Secara potensi, kata dia, masih cukup besar. Namun untuk pembiayaan pertanian perlu ada kepastian dari offtaker atas komoditi yang ditanam.

Editor: H. D. Aditya

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR