Kota Cimahi Masih Membuang 84 Persen Sampahnya ke TPA Sarimukti

Bandung Raya

Rabu, 19 Februari 2020 | 13:04 WIB

200219130525-kota-.jpg

Laksmi Sri Sundari

SAMPAH di Kota Cimahi masih banyak dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sarimukti, Kabupaten Bandung Barat. Kondisi tersebut belum sesuai dengan ketentuan yang tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 97 tahun 2017 tentang Kebijakan dan Strategi Nasional Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Sampah sejenis Sampah dan rumah Tangga.

Dalam Perpres itu menyebutkan, persentasi yang dibuang ke TPA maskimal 70 persen, dan 30 persen harus direduksi sejak dari sumber dan dikelola di wilayah kabupaten/kota.

"Tahun 2019 , baru 16 persen (direduksi), tahun ini targetnya bisa nambah 4 persen," aku Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cimahi, Mochammad Ronny di Pemkot Cimahi Jalan Demang Hardjakusumah, Rabu (19/2/2020).

Ia menjelaskan, timbulan sampah di Kota Cimahi pada tahun 2019 mencapai 270,399 ton per hari (100 persen). Sampah-sampah itu dihasilkan dari berbagai sumber.

Komposisi sampahnya meliputi sampah organik 50,6 persen, kertas 8,6 persen, plastik 15,6 persen, logam 3,1 persen, kain 5,3 persen, gelas kaca 3,0 persen, B3RT 1,4 persen dan sampah lainnya 12,5 persen.

Ronny mengungkapkan, dari total timbulan sampah itu, yang bisa tertangani hanya 259,757 ton (96,06 persen) per hari, dan yang tidak tertangani 10,642 ton (3,94 persen) dalam sehari.

Sampah yang tertangani itu ada yang tereduksi dari sumber (pengurangan) sebesar 37,077 ton atau 3,71 persen sehari. Kemudian yang diangkut ke TPA sebanyak 222,68 ton per hari atau 82,35 persen.

"Selama ini, timbulan sampai yang tertangani diangkut dan dibuang ke TPA Sarimukti, Kabupaten Bandung Barat. Sedangkan yang tereduksi atau pengurangan dilakukan melalui program Zero Waste maupun di Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) yang tersebar di Kota Cimahi," katanya.

Menurut Ronny, yang menjadi fokus utama pihaknya dalam penanganan sampah adalah pengurangan volume yang dibuang ke TPA. Sebab, dari 96,06 persen sampah yang tertangani, persentasinya dominan masih dibuang ke TPA.

Editor: Brilliant Awal

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR