Polisi Pastikan Tiga Tersangka Sunda Empire Tak Alami Gangguan Jiwa

Crime Story

Rabu, 19 Februari 2020 | 10:37 WIB

200219103856-polis.jpg

dok

Ki Ageng Ranggasasana (kanan)

KEPOLISIAN Daerah (Polda) Jawa Barat memastikan ketiga tersangka kasus penyebaran kabar bohong terkait kekaisaran fiktif "Sunda Empire" tidak alami gangguan jiwa.

Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Saptono Erlangga memastikan penyidikan terhadap ketiga tersangka itu akan terus dilanjutkan karena para tersangka dalam kondisi kejiwaan yang normal.

"Dari ketiga suspect (tersangka) Sunda Empire tidak mengalami gangguan jiwa, dan layak untuk disidik atau penyidikan bisa dilanjutkan," kata Erlangga, Rabu(19/2/2020).

Maka dari itu, Erlangga mengatakan penyidik tidak akan lagi memeriksa terhadap kondisi kejiwaan para tersangka.

Selain itu, kata dia, polisi masih menunggu hasil koordinasi dengan Kedutaan Besar (Kedubes) Swiss terkait klaim kekayaan Sunda Empire pada salah satu bank di Swiss.

"Deposito masih tunggu dari kedutaan Swiss," katanya.

Para petinggi Sunda Empire memang mengklaim bahwa pihaknya memiliki kekayaan senilai 500 juta dolar Amerika dalam bentuk deposito di Bank DBS Swiss. Melalui sertifikat deposito tersebut, petinggi Sunda Empire membujuk orang-orang untuk bergabung ke kerajaan fiktif itu.

Sebelumnya, Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Barat telah menetapkan tiga tersangka kasus penyebaran kabar bohong oleh petinggi Sunda Empire pada Selasa (28/1/2020).

Tiga petinggi yang menjadi tersangka itu di antaranya bernama Nasri Banks sebagai perdana menteri, Raden Ratna Ningrum sebagai ratu agung, dan Ki Ageng Ranggasasana sebagai sekretaris jenderal.

Editor: Brilliant Awal

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR