Sesjen Kemenkeu: Sistem Keuangan Indonesia Sangat Tangguh

Bandung Raya

Rabu, 19 Februari 2020 | 09:35 WIB

200219094958-sekje.jpg

Darma Legi

DALAM rangka diseminasi Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2016 tentang Pencegahan dan Penanganan Krisis Sistem Keuangan (UU PPKSK), Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Padjadjaran (FEB Unpad) berkolaborasi dengan Sekretariat Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) mengadakan seminar di Bale Sawala, Gedung Rektorat Universitas Padjadjaran, Kampus Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat, Rabu (19/2/2020).

Seminar kali ini mengambil tema “Sistem Keuangan Indonesia dan Kerangka Kebijakan Pencegahan dan Penanganan Krisis Sistem Keuangan” .

Kegiatan seminar tersebut untuk memberikan pandangan mengenai sistem keuangan Indonesia dan pemahaman mengenai kerangka kebijakan UU PPKSK, termasuk tugas dan wewenang KSSK dalam menjaga stabilitas sistem keuangan.

Pemahaman atas substansi yang terdapat dalam UU PPKSK perlu untuk terus disosialisasikan secara berkelanjutan kepada seluruh pemangku kepentingan demi efektifitas penerapan ketentuan tersebut.

Dalam sambutannya, Rektor Universitas Padjadjaran, Prof. Rina Indiastuti mengatakan,dinamika yang terjadi saat ini di dunia perlu terus disikapi dengan cermat oleh Pemerintah.

“Program pembangunan Pemerintah perlu terus didorong dengan didukung oleh stabilitas sistem keuangan yang terjaga” ujar Prof. Rina.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Kementerian Keuangan, Hadiyanto dalam pidato kunci mengatakan, berdasarkan pengalaman saat menghadapi krisis keuangan asia tahun 1997-1998 dan krisis keuangan global tahun 2008, Indonesia telah melakukan reformasi sektor keuangan.

Reformasi tersebut, lanjutnya, antara lain melalui penataan landasan hukum dan kelembagaan untuk memperkuat kerangka kerja pencegahan dan penanganan krisis sistem keuangan.

“Dengan reformasi tersebut, kita patut optimis sektor keuangan Indonesia cukup tangguh untuk mempu menghadapi tekanan, baik yang berasal dari faktor internal maupun faktor eksternal,” kata Hadiyanto.

Seminar yang berlangsung setengah hari ini terbagi dalam dua sesi. Pada sesi pertama, topik yang dibahas mengenai sistem keuangan Indonesia dan perkembangan ekonomi terkini.

Selanjutnya, pada sesi kedua, topik yang dibahas mengenai kerangka kebijakan pencegahan dan penanganan krisis sistem keuangan.

Seminar dihadiri oleh 300 peserta yang terdiri atas mahasiwa FEB, FH, dan FISIP Unpad.

Editor: Brilliant Awal

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR