Terbukti Menguasai Narkoba, Seorang Buruh Dituntut 14 Tahun Bui

Meja Hijau

Selasa, 18 Februari 2020 | 18:39 WIB

200218183507-terbu.jpg

dok

ilustrasi

SEORANG buruh asal Indramayu, Denis Laode Kei dituntut hukuman 14 tahun penjara. Ia dianggap terbukti bersalah telah menjadi kurir ganja di bawah satu kilogram atau 761 gram.

Tak cuma hukuman badan, terdakwa yang hanya lulusan SD itu juga dikenakan denda Rp 1 miliar, subsidair kurungan enam bulan. Sementara barang bukti seberat 761 gram dan sebuah tas hitam disita untuk dimusnahkan.

Hal itu terungkap dalam sidang tuntutan di Pengadilan Negeri (PN) Bandung, Jln. L.L.R.E Martadinata, Kota Bandung, Selasa (18/2/2020).

"Menuntut Majelis Hakim menjatuhkan pidana penjara selama 14 tahun dikurangi masa penahanan, dan memerintahkan terdakwa agar tetap ditahan," ujar JPU Kejati Jabar, Tedy Setiawan membacakan amar tuntutannya.

Dalam paparannya, JPU Tedy menyatakan terdakwa dengan sengaja tanpa hak atau melawan hukum menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menukar, atau menyerahkan narkotika golongan 1 dalam bentuk tanaman berupa ganja. Hal itu melanggar aturan sebagaimana dakwaan pasal 114 ayat (1) Undang-Undang Narkotika.

Sebelum menuntut hukuman, JPU Tedy menyampaikan hal yang memberatkan. Perbuatan terdakwa dinilai bertentangan dengan program pemerintah yang tengah gencar memberantas narkotika. Sedangkan hal meringankan, terdakwa mengakui dan menyesali perbuatannya, belum pernah dihukum dan memiliki tanggungan keluarga.

Dalam uraiannya, JPU menyebutkan perbuatan terdakwa berawal saat dihubungi Wawan alias Engkong (DPO) untuk mengambil narkotika dan menemui Bos Depok (DPO) di Jalan Proklamasi Depok, sekitar Agustus 2019.

Setelah menemui Bos Depok, terdakwa diberikan bungkusan dalam kresek putih dan lalu dimasukan ke dalam tasnya. Setibanya di rumah, terdakwa membuka bungkusan tersebut dan ternyata berisi beberapa paket ganja.

"Terdakwa dijanjikan oleh Wawan alias Engkong untuk mengambil dan mengantar ganja tersebut Rp 1 juta," kata JPU Tedy.

Namun, tambah Tedy, sebelum ganja itu berhasil diberikan kepada Engkong, terdakwa langsung ditangkap oleh anggota Dit Res Narkoba Polda Jabar sehari sesudah paket tersebut diambilnya.

Editor: Lucky M. Lukman

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR