Zonita Pamor, Inovasi Sumedang untuk Optimalkan Raihan Pajak Kendaraan Bermotor

Daerah

Selasa, 18 Februari 2020 | 16:17 WIB

200218161730-zonit.JPG

Ade Hadeli

BUPATI Sumedang, H. Dony Ahmad Munir mengapresiasi diluncurkannya Program Zonita Pamor atau Zona Integritas Taat Pajak Kendaraan Bermotor. Program ini lahir dari Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (Bappenda) Kab. Sumedang dengan tujuan mengoptimalkan raihan pajak.

Acara yang digelar di Gedung Negara, Selasa (18/2/2020) dihadiri Kepala Bapenda Provinsi Jabar Hening Widiatmoko, Wakil Bupati Sumedang H. Erwan Setiawan, Sekda Sumedang Herman Suryatman, unsur Forkopimda, para Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), para Camat dan Lurah se-Kabupaten Sumedang.

Bupati berharap seluruh Kepala SKPD, camat dan lurah di lingkungan Pemkab Sumedang menjadi pelopor taat pajak di Kabupaten Sumedang. Disamping itu, dia berpesan kepada para camat agar informasi Zonita Pamor bisa diteruskan kepada para kepala desa di wilayah kerjanya masing-masing sehingga dapat menyentuh langsung ke masyarakat.

"Saya juga berharap selain ASN di lingkungan Pemkab Sumedang, ASN vertikal juga dapat mendukung suksesnya program Zonita Pamor ini," ujarnya.

Kepala Bappenda Kabupaten Sumedang, Ramdan Ruhendi Dedy mengatakan, pendapatan daerah merupakan sumber pembiayaan pembangunan yang terdiri Pendapatan Asli Daerah, Dana Perimbangan, dan lain-lain Pendapatan Daerah yang sah sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.

Sumber-sumber pendapatan tersebut perlu terus dilakukan intensifikasi, agar diperoleh penerimaan yang optimal guna menunjang penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan di daerah.

Sehubungan dengan itu, dalam upaya intensifikasi penerimaan pajak daerah, Bappenda telah melakukan upaya peningkatan kualitas pelayanan. Di antaranya dengan menggunakan beberapa sistem aplikasi berbasis web, salah satunya adalah Sistem Aplikasi Pajak Daerah Online (Si-APDOL).

Tujuannya adalah untuk mengintegrasikan seluruh sistem informasi atau aplikasi pajak daerah di Lingkungan Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah. Dengan begitu, dapat megakses beberapa jenis pelayanan seperti pelayanan PBB-P2, BPHTB, dan jenis pungutan pajak lainnya.

Target sektor Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) yang dikelola oleh Pusat Pengelolaan Pendapatan Wilayah (P3DW) Kabupaten Sumedang yaitu sebesar Rp 142.270.000.000. Jika target tersebut tercapai, maka 30 persennya atau sebesar Rp 42.681.000.000 adalah hak Kabupaten Sumedang.

Adapun potensi kendaraan bermotor yang ada di wilayah Kabupaten Sumedang sampai bulan Desember 2019 sebanyak 317.077 unit. Dari potensi itu, sekitar 30,9 persen atau sekitar 97.976 kendaraan bermotor dikategorikan sebagai Kendaraan Tidak Melakukan Daftar Ulang (KTMDU).

"Dengan diluncurkannya Program Zonita Pamor ini, kami optimis target PKB sebesar itu bisa tercapai," katanya.

Inovasi lain, pihaknya bekerjasama dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kab. Sumedang, guna mengimplementasikan Tax Clearence System Management berbasis NIK yakni pemanfaatan NIK, data kependudukan dan KTP dalam pelayanan pajak daerah juga Program Zonita Pamor.

Editor: Lucky M. Lukman

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR