13.843 Rumah di Kabupaten Bandung Terendam Banjir

Bandung Raya

Selasa, 18 Februari 2020 | 08:58 WIB

200218090100-13-84.jpg

Engkos Kosasih

PUSAT Pengendalian Operasi (Pusdalops) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung mencatat belasan ribu rumah dan puluhan ribu jiwa masih terendam banjir luapan Sungai Citarum dan anak sungai, Selasa (18/2/2020) pagi.

Sejak pendataan terakhir pada Senin (17/2/2020) malam pukul 23.30 WIB sampai Selasa pagi ini, Kecamatan Baleendah, Dayeuhkolot dan Bojongsoang masih tergenang banjir dampak turun hujan deras di daerah aliran Sungai Citarum dalam beberapa hari terakhir ini.

Di tiga kecamatan itu belasan ribu rumah dan puluhan ribu kepala keluarga (KK) dan puluhan ribu jiwa terdampak banjir dengan ketinggian air antara 10-170 cm.

Hasil pendataan dampak banjir itu diungkapkan Kepala Pelaksana Harian BPBD Kabupaten Bandung Drs.H. Akhmad Djohara, M.Si., kepada galamedianews.com, Selasa pagi.

Akhmad mengatakan, di Kecamatan Baleendah sebanyak 10.800 rumah, 67 tempat ibadah, 45 sekolah yang terendam banjir.

"Dari sekian banyak rumah yang terdampak banjir itu, sebanyak 21.402 KK/71.153 jiwa terdampak banjir yang tersebar di Kelurahan Andir dan Baleendah," kata Akhmad.

Melihat banyaknya warga korban banjir, imbuh Akhmad, sebanyak 67 KK, 200 jiwa, 38 lansia, 15 balita, 3 ibu hamil, 10 ibu menyusui dan 1 disabilitas terpaksa mengungsi ke Gedung Inkanas Baleendah.

"Mereka adalah pengungsi korban banjir asal Baleendah, bahkan di antara mereka yang sudah biasa menjadi pengungsi setelah rumahnya terus-menerus terdampak banjir ketika musim hujan tiba," kata Akhmad.

Di Kecamatan Dayeuhkolot, ia menuturkan sebanyak 2.593 rumah, 8 tempat ibadah, 2 sekolah terdampak banjir rutin. Di Kecamatan Dayeuhkolot, sebanyak 3.832 KK, 12.633 jiwa yang terdampak bencana banjir. Sebanyak 71 KK, 205 jiwa, 1 bayi, 8 balita,17 lansia,1 ibu menyusui, 1 ibu hamil, 4 disabilitas terpaksa mengungsi ke sejumlah tempat. Di antaranya di PLN Desa Citeureup, Masjid Ash-shopia, Masjid Martadinata, Aula Desa Dayeuhkolot dan Kantor RW setempat.

Sementara itu Kecamatan Bojongsoang, sebanyak 450 rumah, 7.045 KK, 20.850 jiwa yang terdampak banjir. "Di antara mereka 2 KK, 12 jiwa mengungsi di Gudang Tanggo Bojongsoang," katanya.

BPBD juga turut menginformasikan Jalan Andir-Katapang masih terendam banjir dengan ketinggian 10-140 cm, Jalan Raya Dayeuhkolot depan Metro 10-40 cm. Jalan Raya Baleendah-Dayeuhkokot ketinggian air 30 cm masih bisa dilalui roda dua dan empat. Begitu juga dengan Jalan Raya Banjaran-Dayeuhkokot ketinggian air 20 cm bisa dilalui kendaraan.

"Hingga saat ini, personil BPBD terus melaksanakan asessment dan berkoordinasi dengan aparat setempat," katanya.

Editor: Brilliant Awal

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR