Pemkot Tasikmalaya Perketat Pengawasan Dana Kelurahan Rp1 Miliar

Daerah

Senin, 17 Februari 2020 | 17:42 WIB

200217174315-pemko.jpg

DANA kelurahan tahun anggaran 2020 yang digelontorkan Rp 1 miliar lebih, Pemerintah Kota Tasikmalaya akan memperketat pengawasannya.

Pengawasan tersebut dilakukan guna mastikan penggunaan dana kelurahan dilakukan sesuai dengan kepentingan masyarakat, khususnya dalam hal pembangunan infrastruktur di lingkungan masing-masing kelurahan.

Demikian diungkapkan Sekretaris Daerah Kota Tasikmalaya, Ivan Dicksan usai menghadiri rapat paripurna di ruang paripurna DPRD Kota Tasikmalaya, Senin (17/2/2020).

Menurutnya, pihaknya memberi keleluasaan kepada pihak kelurahan dalam pengelolaan dana kelurahan tersebut. Namun lebih diutamakan dalam pelaksanaannya oleh kelompok masyarakat (Pokmas).

"Silakan kelurahan memusyawarahkan dengan kelompok masyarakat untuk menentukan penggunaan dana tersebut. Apabila pokmas tidak bisa, silakan oleh pihak ketiga asalkan hasil kesepakatan dengan kelompok masyarakat," katanya.

Dalam pengelolaan dana kelurahan tahun 2019, lanjut Ivan, ada yang dilaksanakan oleh pokmas tetapi ada juga yang di berikan pelaksanaanya kepada pihak ketiga.

"Kita lakukan evaluasi oleh Bapeda, mana hasilnya yang lebih bagus apakah yang oleh pokmas atau yang oleh pihak ketiga," katanya.

Melalui Bapeda dan pemerintah kecamatan selaku pengguna anggaran, kata Ivan, pihakya akan terus melakukan pembinaan termasuk masalah administrasi dan laporan. Sehingga tidak terjadi kesalahan data administrasi.

Secara administrasi, lanjut Ivan, pihak kelurahan harus pro aktif menanyakan hal-hal yang sekiranya belum dipahami. "Jangan diam saja, karena kita tidak ingin karena ketidaktahuan atau ketidakmengertian timbul kesalahan yang manjadi permasalahan di kemudian hari, " katanya.

Editor: Efrie Christianto

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR