Produksi Padi Ditargetkan Naik, Kota Cimahi Masih Bergantung ke Daerah Lain

Bandung Raya

Senin, 17 Februari 2020 | 16:56 WIB

200217165139-produ.jpg

Laksmi Sri Sundari

PRODUKSI padi di Kota Cimahi tahun ini ditargetkan naik dibanding tahun sebelumnya. Jika tahun 2019 produksi padi mencapai kurang lebih 1759,2 ton, dengan capaian produktivitas 6,7 ton per hektare dari target 1.600 ton. Tahun ini produksi padi ditargetkan sebanyak 1.800 ton.

"Sementara produksi tahun 2018 sebanyak 1.559,4 ton dengan capaian produktivitas 6,67 ton per hektare. Alhamdulillah setiap tahun produksi padi di Cimahi terus meningkat," ungkap Kepala Bidang (Kabid) Pertanian Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Cimah, Mita Mustikasari di Pemkot Cimahi Jln. Demang Hardjakusumah, Senin (17/2/2020).

Menurutnya, berbagai upaya dilakukan untuk meningkatkan produksi padi di wilayahnya. Di antaranya penerapan sistem budidaya pengelolaan tanaman terpadu yang mencakup penerapan teknologi budidaya tanam padi. Misalnya dengan sistem jajar legowo, penggunaan varietas unggul baru (VUB), penggunaan bibit muda yaitu usia tanam tidak lebih dari 3 minggu, 

"Selain itu, ada juga penerapan pupuk berimbang dan pengendalian hama terpadu, dan penanganan pasca panen yang tepat. Mudah-mudan dengan upaya diatas, target bisa tercapai," ungkap Mita.

Pihaknya juga terus meningkatkan kemampuan para petani dengan penyuluhan, pendampingan, dan berbagai kegiatan pengenalan budidaya padi untuk meningkatkan produktivitas padi. Termasuk pengenalan teknologi pertanian kepada petani, baik secara formal dan informal yang dilakukan Dispangtan dan para penyuluh pertanian.

"Sampai saat ini kami masih terus melakukan penyuluhan dan pendampingan kepada petani. Terutama bagaimana meningkatkan produktivitas padi di Kota Cimahi," terang Mita.

Diakuinya, meski produksi padi di Kota Cimahi terus mengalami peningkatan setiap tahunnya, belum mampu memenuhi kebutuhan pangan warganya yang kurang lebih mencapai 3.700 ton per bulan. 

"Produksi beras Kota Cimahi hanya bisa mencukupi 4 persen dari kebutuhan penduduk Cimahi, sisanya dipenuhi dari luar Kota Cimahi," katanya.

Belum terpenuhinya kebutuhan pangan ini karena luas lahan pertanian di Cimahi terbatas, yakni hanya 137,14 hektare yang tersebar di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Cimahi Utara 85 hektare, Cimahi Tengah 8 hektare, dan Cimahi Selatan 47 hektare.

"Kebutuhan untuk warga Kota Cimahi masih bergantung dari luar, dari wilayah sekitar Cimahi termasuk Kabupaten Bandung dan Kabupaten Bandung Barat," ujarnya.

Editor: Lucky M. Lukman

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR