Polisi Baku Hantam dengan Pelaku Curanmor

TKP

Senin, 17 Februari 2020 | 15:45 WIB

200217154533-polis.jpg

ist

DUA orang pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) berhasil diringkus setelah tertangkap tangan hendak melakukan aksinya. Pelaku dilumpuhkan seorang anggota Satlantas Polresta Bandung, Bripka Asep Somantri dibantu warga, Senin (17/2/2020) siang.

Kejadian bermula saat Bripka Asep hendak melaksanakan salat Dzuhur di sebuah masjid di Jalan Kamasan, Kecamatan Banjaran, Kabupaten Bandung. Saat sedang berwudlu, ia mendengar teriakan dari arah sebuah rumah makan.

Mendengar teriakan itu, Bripka Asep langsung menghadang dua orang yang diduga pencuri yang kebetulan berlari kearahnya. Saat Asep hendak menghentikannya, kedua pria tersebut melawan.

Berbekal kemampuannya, Bripka Asep yang saat itu tidak membawa senjata api langsung mengeluarkan borgol. Ia bahkan sempat baku hantam dengan kedua pelaku. Bripka Asep akhirnya berhasil melumpuhkan kedua pelaku curanmor tersebut.

"Ya, mereka melawan saat saya hadang. Sempat baku hantam juga, tapi alhamdullilah mereka berhasil saya lumpuhkan," kata Asep.

Tidak berapa lama berselang, sejumlah warga dan salah seorang anggota Provost Polresta Bandung membantu Asep mengamankan kedua pelaku yang masih terus melawan meski sudah diborgol.
Setelah diringkus petugas, kedua pelaku langsung diserahkan ke Polsek Banjaran Polresta Bandung untuk dilakukan proses hukum lebih lanjut.

Kapolresta Bandung, Kombes Pol. Hendra Kurniawan sangat mengapresiasi anggotanya yang melakukan penangkapan pelaku kejahatan tersebut.

"Meski tugas pokoknya bukan melakukan penangkapan, karena kesigapan dan jiwa kepolisiannya tinggi, maka Bripka Asep Somantri mampu menangkap pelaku kejahatan curanmor. Saya sangat mengapresiasi itu," ungkap Hendra.

Sedangkan Kasat Lantas Polresta Bandung, AKP Hasby Ristama mengatakan, seluruh anggotanya juga secara rutin mengikuti pelatihan bela diri dengan menggunakan borgol dan alat lainnya yang digunakan untuk mendukung tugas kepolisian.

"Secara rutin anggota kami dilatih untuk melakukan perlindungan diri dan melumpuhkan para pelaku kejahatan. Salah satunya dengan menggunakan borgol. Disaat terdesak anggota kita sudah siap dengan alat yang ada," katanya.

Editor: Lucky M. Lukman

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR