Kawasan Kahatex Rancaekek Kerap Banjir, Bupati Garut Ikut Berkomentar dan Sampaikan Usulan

Daerah

Senin, 17 Februari 2020 | 15:17 WIB

200217151746-kawas.jpg

Agus Somantri

Bupati Garut Rudy Gunawan

BANJIR yang kerap terjadi di Jalan Raya Bandung-Garut, tepatnya di sekitar Pabrik Kahatex cukup merugikan bagi Kabupaten Garut. Salah satunya, berdampak pada tingkat kunjungan wisata.

Bupati Garut, Rudy Gunawan mengatakan, akibat banjir yang kerap terjadi di Jalan Bandung-Garut itu aktivitas menuju Garut menjadi sangat terhambat. Apalagi jika banjir terjadi saat akhir pekan atau hari-hari libur lainnya.

"Para wisatawan yang akan ke Garut pun jadi terhambat. Akibatnya kunjungan wisatawan jadi menurun," ujarnya, Senin (17/2/2020).

Menurut Rudy, pihaknya telah mengusulkan ke Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar agar Jalan Bandung-Garut dibangun jalan layang. Hal itu untuk mengatasi terjadinya kemacetan setiap kali terjadi banjir.

"Harus pakai jalan layang biar enggak kena banjir. Soalnya hujan sedikit, selalu kena banjir," ucapnya.

Rudy menyebutkan, setiap kali terjadi banjir di kawasan Kahatex, waktu tempuh dari Bandung menuju Garut bisa dua sampai tiga kali lipat. Padahal menurutnya, Jalan Bandung-Garut merupakan akses utama yang biasa dipakai.

"Bisa lebih lama, bahkan bisa sampai enam sampai delapan jam dari Bandung ke Garut itu. Padahal normalnya paling hanya dua atau tiga jam paling lama," ujarnya.

Rudy menambahkan, selain jalan layang, alternatif lain yang bisa mempermudah akses yaitu dengan pembangunan jalan tol. Ia pun berharap, jalan tol bisa segera dibangun guna mempermudah akses keluar masuk Garut.

"Mudah-mudahan jalan tol segera dibangun, sehingga akses keluar dan masuk Garut semakin mudah," katanya.

Editor: Lucky M. Lukman

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR