Ali Hasan Desak Gubernur Realisasikan Janji Renovasi Stadion Sangkuriang

Kabar DPRD Jabar

Senin, 17 Februari 2020 | 14:51 WIB

200217145206-ali-h.jpg

Ali Hasan

PEMERINTAH Kota (Cimahi) maupun Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat harus segera mengambil langkah guna menyelamatkan nasib Stadion Sangkuriang. Stadion kebanggaan warga Kota Cimahi ini, kondisinya sangat memprihatinkan.

"Renovasi Stadion Sangkuriang sudah sangat mendesak. Tak hanya kondisi stadion yang memprihatinkan, kondisi sarana prasarana pendukungnya pun sama saja," ungkap anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Daerah Pemilihan (Dapil) Kota Cimahi dan Kota Bandung, Ali Hasan.

Kepada "GM", Ali Hasan mengaku sangat prihatin melihat kondisi stadion legendaris seluas 2,3 hektare yang dibangun pada era Bupati Bandung, R.H. Lily Sumantri dan diresmikan pada 28 Agustus 1974 oleh Gubernur Jawa Barat Solihin GP tersebut.

"Padahal Stadion Sangkuriang sempat menjadi tuan rumah turnamen sepak bola di masa perserikatan. Bahkan pada tahun 1990-an, Persikab (Persatuan Sepak bola Indonesia Kabupaten Bandung) pernah menjadikan stadion ini sebaga home base mereka saat berlaga di Divisi I PSSI," ujarnya.

Menurut Ali Hasan, Stadion Sangkuriang yang terletak di Cisangkan, Kecamatan Cimahi Tengah ini sudah tidak layak untuk digunakan. "Lapangannya ditumbuhi rumput liar, kalau musim kemarau hanya tanah, berdebu. Kalau musim hujan becek, berlumpur," katanya.

Bukan hanya itu, pintu masuk stadion sudah rusak, tempat penjualan tiket rusak parah, tenpat duduk di tribun penonton sudah rusak bahkan hilang. "Ruang ganti pemain pun tidak ada, bagaimana bisa digunakan untuk turnamen sepak bola profesional," paparnya.

Karena kondisinya yang semakin menurun, stadion berkapasitas 5.000 penonton ini sudah sejak lama tidak lagi digunakan untuk turnamen sepak bola profesional. Hanya sesekali digunakan untuk pertandingan sepak bola amartir.

"Kondisi bangunan saat ini masih asli seperti pertama kali diresmikan oleh Gubernur Jabar saat itu, Solihin GP. Jadi sudah mendesak untuk direnovasi, sudah sangat tidak layak," ujarnya.

Sebagai anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Dapil Kota Cimahi, Ali Hasan berjanji akan memperjuangkan renovasi Stadion Sangkuriang di tingkat Provinsi Jawa Barat. Menurutnya, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil pernah berjanji untuk memasukkan anggaran renovasi Stadion Sangkuring dalam APBD Pemprov Jabar tahun 2019.

"Gubernur Ridwan Kamil pernah berjanji akan memberikan bantuan anggaran sebesar Rp 100 miliar untuk renovasi Stadion Sangkuriang pada APBD Jabar Tahun 2019, tetapi tidak terealisasi. Kemudian dijanjikan lagi masuk pada APBD Jabar Tahun 2020, tetapi tidak terealisasi lagi. Kita akan desak supaya janji itu terealisasi pada APBD Jabar Tahun 2021," katanya.

Diakuinya, bantuan aggaran dari Pemprov Jabar sangat dibutuhkan untuk merenovasi Stadion Sangkuriang sampai memenuhi standar untuk turnamen sepak bola profesional. Mengandalkan pendanaan hanya dari APBD Kota Cimahi untuk merenovasi sangat tidak mungkin. Terbukti meskipun perencanaan dan DED (Detail Engineering Design) untuk renovasi sudah dibuat, namun Pemkot Cimahi tak kunjung merenovasi karena terbentur masalah biaya.

"Kami di DPRD Provinsi Jawa Barat akan mendorong gubernur merealisasikan janjinya membantu merenovasi Stadion Sangkuriang," kata Wakil Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Jabar ini.

Tidak menutup kemungkinan juga untuk meminta bantuan dari Kementerian Pemuda dan Olahraga. "Kalau memang kemungkinkan, kenapa tidak," tambahnya.

Ali Hasan menilai, merenovasi Stadion Sangkuriang lebih murah dibandingkan membangun stadion baru. "Daripada membangun stadion baru yang pasti biayanya lebih mahal, lebih baik mengoptimalkan Stadion Sangkuriang. Lokasinya strategis, di jantung kota. Luasnya juga cukup," cetusnya.

Kota Cimahi, lanjutnya, tidak lagi mempunyai stadion selain Stadion Sangkuriang. Keberadaan Stadion Sangkuriang bukan hanya untuk turnamen sepak bola profesional saja, tetapi juga untuk kegiatan-kegiatan berskala besar di Kota Cimahi.

"Karenanya kami akan memperjuangkan agar stadion kebanggaan warga Kota Cimahi ini bisa kembali digunakan," janjinya.

Editor: Brilliant Awal

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR