Diduga Mencuri Perhiasan Emas, Ibu dan Anak Diamankan Polisi

Halo Polisi

Senin, 17 Februari 2020 | 14:51 WIB

200217145118-didug.jpg

dok

ilustrasi

DIDUGA melakukan pencurian di rumah majikannya, tiga orang perempuan yang masih satu keluarga terdiri dari ibu dan anak diamankan polisi. Dalam melakukan aksinya, masing-masing dari mereka mempunyai peran yang berbeda, mulai mengalihkan perhatian hingga melakukan pencurian.

Panit Reskrim Polsek Tarogong Kidul, Ipda Wahyono Aji, mengatakan, ketiga orang yang diamankan yaitu EN (49), KK (24), dan IK (22).

"Mereka ini masih satu keluarga. EN merupakan ibu dari KK dan IK," ujarnya, Senin (17/2/2020).

Menurut Aji, awalnya tersangka IK menjadi asisten rumah tangga (ART) di salah satu rumah di wilayah Kelurahan Pataruman, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut. Selama menjadi ART, IK memiliki tugas untuk menemani majikannya di malam hari.

Karena tahu majikannya memiliki perhiasan emas yang cukup banyak, terang Aji, IK pun menjadi tergiur sehingga kemudian merencanakan untuk melakukan aksi pencurian.

"Dia lalu mengajak ibu dan kakaknya untuk mencuri emas milik majikannya itu," ucapnya.

Aji menyebutkan, aksi pencurian yang dilakukan ketiga wanita yang masih satu kelurahan dengan korban ini dilakukan cukup baik. Mereka melancarkan aksinya pada siang hari. Tersangka EN bertugas mengajak ngobrol korban untuk mengalihkan perhatian. Sedangkan tersangka IK dan KK bertugas mengambil perhiasan yang ada di dalam kamar korban.

Dari dalam kamar korban, lanjut Aji, tersangka IK dan KK mengambil sebanyak 16 cincin emas, 1 kalung emas, dan 5 liontin milik korban. Keduanya mengambil perhiasan tersebut secara bertahap.

"Tersangka IK ini memang sudah tahu kalau korban memiliki perhiasan emas yang disimpan di dalam dompet yang disimpan di lemari pakaian," terangnya.

Aji menuturkan, selain mengambil perhiasan emas, para pelaku juga mengambil surat-surat emasnya serta uang tunai sebesar Rp 2,85 juta. Akibat aksi pencurian tersebut, korban diketahui mengalami kerugian hingga Rp 75 juta.

Menurut Aji, terungkapnya aksi pencurian tersebut setelah korban melaporkan kasus yang dialaminya itu kepada pihaknya. Petugas pun langsung melakukan penyelidikan dan mengamankan tiga orang yang dicurigai berdasarkan keterangan korban.

"Ketiga orang ini sempat tidak mengakui telah melakukan pencurian dan berkelit. Namun karena kejelian kita dalam memproses kasus ini, mereka pun akhirnya mengakui perbuatannya," ucapnya.

Kepada petugas yang memeriksanya, ujar Aji, para pelaku mengaku langsung menjual emas hasil curiannya tersebut kepada salah seorang penadah yang saat ini masih dalam pengejaran pihaknya.

"Untuk para pelaku, kita kenakan pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara," katanya.

Editor: Lucky M. Lukman

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR