Kabupaten Bandung Kini Miliki SPBU Swalayan

Bandung Raya

Senin, 17 Februari 2020 | 14:03 WIB

200217140434-kabup.jpg

Darma Legi

PERTAMINA mulai menerapkan kebijakan baru di Sentra Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yakni dengan pelayanan swalayan (self service). Untuk SPBU wilayah Kabupaten Bandung dimulai dari SPBU Al Ma'soem, Kulalet, Baleendah, yang dimulai pengoperasiannya, Senin (17/2/2020).

"Dengan adanya pelayanan sendiri sehingga untuk mengurangi antrean pengisian BBM khususnya sepeda motor," kata Wakil Direktur PT Ma'soem, Iqbal Rallie Ma'soem.

Kepada wartawan PR, Sarnapi, Ketua Hiswana Migas Bandung Sumedang, Trikora Laksa Dewa mengatakan, teknologi pengisian BBM sendiri ini merupakan terobosan baru yang akan ditindaklanjuti ke SPBU-SPBU wilayah Bandung dan Sumedang.

"Dimulai dari percontohan SPBU Kulalet Baleendah ini yang akan menyebar ke SPBU-SPBU lainnya di Bandung dan Sumedang," ujarnya.

Sedangkan Sales Area Manajer Pertamina wilayah Bandung, Sylvia G Yuvenna mengatakan, SPBU Kulalet ini merupakan SPBU kedua di Bandung Raya karena sebagian besar SPBU swalayan berada di Jakarta dan Tangerang.
"Peroncontohan Dengan SPBU ini akan memudahkan pengisian BBM khususnya pengendara sepeda motor. Konsumen juga lebih percaya dengan jumlah volume pengisian BBM nya," katanya.

Direktur SPBU Al Ma'soem, Sukmana Hidayat mengatakan, untuk teknis penilaiannya yakni konsumen yang masuk ke SPBU harus mendatangi sebuah gardu yang diisi seorang petugas SPBU.

"Konsumen bisa membayar dengan non tunai seperti pakai aplikasi my Pertamina maupun Link aja. Bisa juga dengan membayar uang tunai ke petugas kasir," ucapnya.

Dari petugas kasir, maka konsumen akan mendapatkan struk pembelian BBM lalu struk dipindai (scan) ke mesin pengisian BBM.

"Di mesin pengisian BBM ada tanda panah besar sebagai tanda scan struk pembelian. Setelah struk discan akan muncul lampu hijau di mesin BBM," ujarnya.

Dengan lampu hijau itu lalu konsumen mengambil nossle (selang) pengisian lalu nossle dimasukkan ke tangki BBM kendaraan.

"BBM akan keluar otomatis sesuai dengan jumlah struk pembelian. Tidak ada lagi operator yang melayani pembelian BBM sehingga kalau pun ada operator juga sebatas mengawasi pengisian BBM," katanya.

Editor: Brilliant Awal

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR