Jet Tempur Saudi Dirudal Pemberontak Houthi di Yaman

Dunia

Minggu, 16 Februari 2020 | 07:53 WIB

200216075341-jet-t.jpg

KONDISI di Timur Tengah tampaknya sulit mereda. Bersamaan dengan masih panasnya konflik di Suriah dan Israel-Palestina serta Yaman, dilaporkan sebuah jet tempur milik Arab Saudi ditembak jatuh di wilayah Yaman.

Pihak Koalisi pimpinan Saudi yang mendukung pemerintahan resmi Yaman, mengakui pesawat yang bernama Tornado jatuh pada Jumat (14/2/2020). Namun mengenai korban belum ada keterangan resmi, berapa jumlahnya.

Sementara itu, pemberontak Houthi mengaku bertanggung jawab atas kejadian ini Sabtu (15/2/2020). AS menuding pendanaan Houthi didukung pemerintah Iran.

Sebagaimana dilansir dari AFP dan dikutif CNBC Indonesia Minggu (16/2/2020), televisi milik Houthi Al-Masirah mengklaim pesawat tersebut ditembak oleh rudal canggih milik milisi tersebut. Media itu melaporkan belasan orang tewas karena serangan itu.

Konflik dan bentrokan bersenjata antara kelompok Houthi dan tentara koalisi pimpinan Saudi terjadi sejak 2015. Ribuan warga sipil tewas dan mengungsi karena konflik ini.

PBB bahkan sempat menyebutnya sebagai krisis kemanusiaan terburuk di dunia. Arab Saudi dan pemerintah Yaman sempat jadi sasaran kritik karena tak bisa meminimalisir korban.

Alhasil pemerintah Barat memotong pengiriman senjata. Arab Saudi termasuk Yaman membeli senjata dari AS, Prancis dan Inggris.

Editor: Rosyad Abdullah

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR