Harga Bawang Putih Berangsur-angsur Turun

Bandung Raya

Sabtu, 15 Februari 2020 | 12:40 WIB

200215124216-harga.jpg

HARGA bawang putih di Pasar Andir dan Ciroyom,  Kota Bandung berangsur-angsur turun.  Saat ini harga bawang putih Rp 48.000 per kilogram,  turun dari sebelumnya Rp 52.000 per kilogram.

"Iya sudah turun, tapi masih mahal. Sebelumnya kan harga bawang putih hanya Rp 30.000," keluh Yuliana seorang pembeli,  Sabtu (15/2/2020).

Ia berharap harga bawang putih terus turun sampai kembali normal. Karena mahal,  ia tidak berani membeli banyak. 

"Biasanya paling sedikit beli sekilo,  sekarang seperempat kilo. Mau beli banyak, takut harganya terus turun," ujarnya. 

Turunnya harga bawang putih dibenarkan Jajang (25) pedagang sayuran di Pasar Ciroyom.  Mulai turun sejak sepekan terakhir.

"Harga tertinggi Rp 58.000 per kilogram. Kenaikan terjadi tak lama setelah pemerintah menghentikan impor bawang putih dari Cina," kata Jajang. 

Kemudian harganya turun menjadi Rp 52.000.  Hanya bertahan dua hari kemudian turun kembali menjadi Rp 48.000 per kilogram.

"Saya yakin harga bawang putih akan terus turun. Mengingat stok di pasar induk mulai banyak, walaupun memang belum normal," imbuhnya.

Sementara itu, harga bawang merah relatif masih stabil. Untuk bawang merah ukuran besar Rp 30.000 per kilogram dan ukuran kecil Rp 28.000 per kilogram.

Sedangkan harga cabai rawit domba atau merah mencapai Rp 60.000 per kilogram.  Dua minggu lalu masih berada dikisaran Rp 45.000 per kilogram

"Cabai rawit hijau Rp 32.000, yang murah cabai gendot Rp 20.000 per kilogram,"  ungkapnya 

Penurunan harga juga terjadi pada timun atau bonteng.  Pedagang menjual timun Rp 3.000 per kilogram, padahal beberapa waktu lalu masih bertahan di kisaran harga Rp 5.000 per kilogram.

 

Editor: Efrie Christianto

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR