PPDI Kabupaten Ciamis Meminta Dana Siltap Jangan Terlambat

Daerah

Jumat, 14 Februari 2020 | 21:01 WIB

200214210347-ppdi-.jpg

Pepi Irawan

Bupati Ciamis Herdiat Sunarya saat memberikan penjelasan dihadapan PPDI terkait sering terlambatnya Dana Siltap cair

PERSATUAN Perangkat Desa Indonesia (PPDI) melakukan pertemuan di Taman Lokasana dengan diberi judul Ngopi Bareng PPDI, Jumat (14/2/2020) yang dihadiri Bupati Ciamis Herdìat Sunarya.

Ketua PPDI Kabupaten Ciamis, Toto Suryanto mengungkapkan, semua permasalahan yang sering dihadapi perangkat desa salah satunya adalah sering terlambatnya pembayaran siltap yang sangat dibutuhkan dan ditunggu-tunggu oleh seluruh perangkat desa.

Toto berharap, pemerintah menetapkan aturan pakaian seragam dinas yang seharusnya dikenakan oleh perangkat desa. Toto pun menyebutkan, setelah usai pelaksanaan Pilklades yang akan digekar April mendatang, siapa pun Kades terpilih harus dilakukan pembinaan oleh Pemkab Ciamis sebelum mereka menjalankan tugasnya sebagai Kepala Desa.

“Pembinaan tersebut tujuannya agar kepala desa terpilih dapat bekerja sesuai tupoksinya dan juga amanah,” jelasnya.

Sementara itu Bupati Ciamis menegaskan, pihaknya akan berusaha memperjuangkan nasib perangkat desa, mulai dari penghasilan tetapnya sampai hak-hak lainnya sebagai pengabdi masyarakat.

“Saya akan perjuangkan, sepanjang tidak melanggar aturan, nanti kita lihat dulu aturannya seperti apa, diperbolehkan atau tidak menggunakan anggaran yang ada untuk meningkatkan kesejahteraan perangkat desa,” katanya.

Bupati juga mengungkapkan dihadapan para perangkat desa, tugas Bupati selain memperjuangkan para perangkat desa yang tergabung dalam PPDI, juga akan memperjuang warga tatar galuh untuk menjadi hidup sejahtera.

“Kewajiban saya berusaha mensejahterakan masyarakat Tatar Galuh Ciamis, ASN dan perangkat desa pun adalah masyarakat Kabupaten Ciamis, itu adalah kewajiban saya untuk mensejahterakannya,” tegasnya

Bupati meminta Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) untuk segera mencairkan penghasilan tetap (Siltap) untuk perangkat desa yang laporannya sudah masuk.

“Saya sudah perintahkan untuk ditindaklanjuti, tidak perlu harus menunggu seluruh desa laporannya selesai, apabila ada lima atau enam desa yang beres, harus segera dicairkan,” jelasnya.

Menurut Herdiat, bila satu desa sudah beres laporannya segera dicairkan jangan menunggu yang lain, akan menghambat terhadap desa lain yang sudah beres pelaporannya,

"Di Ciamis ini ada sekitar 258 desa, saya instruksikan kepada DPMPD segera bayarkan dan jangan ditunda-tunda lagi," paparnya

Ngopi bareng PPDI tersebut, selain dihadiri Bupati Ciamis, hadir juga Anggota Komisi A DPRD Ciamis, Nurmutaqin dan Kabid Pemberdayaan Masyarakat dan Pembinaan Kemasyarakatan Desa pada DPMD Kabupaten Ciamis, Dian Udeng Kusdiana yang selanjutnya menggelar diskusi dan demi kamajuan negeri dengan tajuk “Perangkat Desa Kuat, Desa Bermartabat dan Ciamis Hebat. Kita bisa karena bersama”.

Editor: Kiki Kurnia

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR