Bekas Galian C di Nagreg Kembali Dihijaukan

Bandung Raya

Jumat, 14 Februari 2020 | 17:07 WIB

200214170110-bekas.jpg

Engkos Kosasih

DINAS Kehutanan Provinsi Jawa Barat bersama aparatur Desa Nagreg Kendan, melaksanakan gerakan penanaman pohon di lahan bekas penambangan tanah (galian C), di Desa Nagreg Kendan Kecamatan, Nagreg Kabupaten Bandung, Jumat (14/2/2020). Unsur Muspika Nagreg, sejumlah warga dan RW dilibatkan dalam penanaman pohon tersebut.

Jenis pohon yang ditanam yaitu gamelina, alpukat dan lainnya yang diharapkan dapat menghijaukan lahan kritis bekas galian C.

Kepala Desa Nagreg Kendan, Eeng Suharlan berharap, setelah gerakan penanaman pohon itu, lahan bekas galian C yang semula terlihat merah dan kritis, bisa kembali hijau.

"Setelah ditanami pohon, harus dipelihara supaya lahan bekas galian C yang ditanami terlihat hijau. Setelah hijau jangan dirusak," kata Eeng pada kesempatan penanaman pohon.

Camat Nagreg, H. Wawan Setiawan turut mengapresiasi dan berterima kasih kepada sejumlah pihak yang turut peduli melakukan gerakan penanaman pohon tersebut.

"Kami berharap setelah ditanam, pohon ini dipelihara. Jangan sampai dibiarkan begitu saja, supaya tumbuh subur dan hijau," kata Wawan.

Camat juga berharap pada bekas lahan galian C yang tersebar di Kecamatan Nagreg untuk ditanami pohon. Meski dalam proses penanaman pohon itu, katanya, dihadapkan pada kendala.

"Harus ada izin dari pemilik lahan maupun pihak perusahaan yang melakukan penambangan galian C tersebut," katanya.

Seperti diketahui, bekas galian C di Kawasan Gunung Batu Blok Pangangonan, Desa Nagreg Kendan, Kecamatan Nagreg Kabupaten Bandung dinilai rawan longsor dan banjir bandang saat memasuki musim hujan. Bekas galian C itu merupakan lahan milik carik Desa Nagreg, yang sudah lebih dari 5 bulan tidak ada aktivitas galian.

Editor: Lucky M. Lukman

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR