Anatomage Table, Media Belajar Virtual Anatomi bagi Mahasiswa FK

Bandung Raya

Jumat, 14 Februari 2020 | 15:08 WIB

200214150836-anato.jpg

Hj. Eli Siti Wasliah

MAHASISWA Unisba kini bisa lega dan bangga karena memiliki Anatomage Table. Lega karena belajar anatomi bisa secara virtual tapi seolah nyata. Dan bangga karena Unisba satu-satunya universitas di Bandung yang memiliki alat senilai Rp 3,9 miliar ini.

Penyerahan Anatomage Table dilakukan oleh Ketua Yayasan Unisba, K.H. Miftah Faridl kepada Wakil Dekan Fakultas Kedokteran (FK) Unisba, Dr. Tony S. Djajakusumah, dr. Sp. KK (K), di Gedung Dekanat, Jalan Tamansari Kota Bandung, Jumat (14/2/2020).

Menurut Rektor Unisba, Prof. Edi Setiadi, Anatomage Table merupakan alat canggih untuk media pembelajaran anatomi. Diharapkan dengan alat ini, FK Unisba lebih maju lagi. Pengadaan alat yang didatangkan dari Amerika Serikat ini harus ada untuk melengkapi sarana pembelajaran mahasiswa.

"Kita sudah terakreditasi unggul atau "A". Jadi mutu, termasuk sarana dan prasarana harus kita terus tingkatkan. Ini dilakukan untuk mempertahankan akreditasi," kata Edi.

Dikatakan Edi, mempelajari anatomi memang membutuhkan laboratorium. "Jadi, Anatomage Table ini sebagai laboratorium 'kering' dan laboratorium 'basah'-nya di rumah sakit," kata Edi.

Ia mengharapkan dengan adanya alat canggih itu bisa meningkatkan kompetensi mahasiswa. Selain itu, dosen pun dituntut untuk meng-upgrade kompetensinya.

Kepala Bagian Anatomi Unisba, drg. Yuniarti, M.Kes., mengatakan, urgensi alat ini adalah untuk meningkatkan dan mengeksplor kompetensi mahasiswa. Selama ini, mahasiswa belajar anatomi mayoritas teksbook yang hanya dua dimensi.

"Dengan Anatomage Table siswa bisa belajar anatomi atau organ tubuh dengan detail. Dari berbagai sisi dan secara detail, putarannya pun hingga 350 derajat. Detailnya mirip dengan aslinya," kata Yuniarti.

Ditambahkannya, melalui Anatomage Table juga tidak hanya belajar organ laki-laki, tapi juga perempuan, dan binatang.

Sementara itu, Direktur PT Titan Alkesindo, Jupem Simamora mengatakan, Anatomage Table merupakan media pembelajaran yang dibutuhkan saat ini, seiring dengan berkembangnya teknologi. Terlebih, minat masyarakat untuk kuliah di kedokteran semakin tinggi.

"Sedangkan cadaver (mayat manusia yang telah diawetkan) untuk belajar anatomi saat ini sudah sangat jarang. Anatomage Table adalah solusinya," katanya.

Dikatakan, berat Anatomage Table sekitar 180 kg. Pihaknya sudah memodifikasi alat tersebut. Dulu, monitornya tidak bisa diberdirikan, sekarang sudah bisa. Alat ini terdiri dari monitor. CPU, dll.

"Modelnya memang seperti meja dan bisa dipindahkan, bahkan diangkat. Sehingga bisa fleksibel dipasang dimana pun dan dipindah kapan pun," jelasnya.

Editor: Lucky M. Lukman

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR