Wagub Minta Kepala BKKBN Jabar Libatkan Ulama dan Kiai Kampanyekan KB

Bandung Raya

Jumat, 14 Februari 2020 | 11:13 WIB

200214111328-wagub.jpg

Ade Bayi Indra/PR

WAKIL Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum melantik Kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Jawa Barat Kus mana di Aula Barat Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Jumat (14/2/2020). Uu meminta mantan Kepala Perwakilan BKKBN Kalimantan Barat itu untuk melibatkan para ulama dan kiai di Jabar dalam mengkampanyekan program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK).

Wartawati PR, Novianti Nurulliah melaporkan, Kusmana menggantikan Sunaryo Terus Santoso yang ditugaskan sebagai Kepala Perwakilan BKKBN Jawa Timur.

"Kalau bisa libatkan kiai, para ajengan, karena saat ini masih ada stigma soal keluarga berencana," kata Uu usai pelantikan.

Menurut Uu,  kiai bisa menerangkan pentingnya merencanakan sebuah keluarga. Saat ini di tengah masyarakat pada umumnya memang berpandangan memiliki anak itu dengen rezekinya. Ketika ada program KKBPK seakan menolak rezeki.

"Anak sedikit bukan berarti takut sama rezeki, tapi dengan kita ber-KB ada ayat lain (dalam Al Qur'an). Takut menurunkan keturunan yang lemah ekonomi, lemah akidah maka dengan keluarga berencana untuk kebaikan dan keturunan yang hebat bukan karena takut menolak rezeki dan itu harus disampaikan sama ulama," jelasnya.

Selain itu, Uu meminta BKKBN selalu bermitra dengan pemerintah karena tugas BKKBN sama dengan tugas pemerintah. Oleh karena itu harus bersatu dalam hal anggaran maupun program agar menjadi kuat.

"Kalau bisa ada kegiatan di titik yang sama bisa berkolaborasi. Pemerintah dan BKKBN. Pemerintah dengan PKK nanti akan terasa oleh masyarakat. Harus ada sinergitas," ucap dia.

Uu menambahkan, BKKBN harus menyentuh masyarakat terutama perkampungan. "Kami sudah punya instrumen posyandu. Kegiatan jangan hanya di atas saja tingkat kabupaten kota, harus menyentuh perkampungan. Nanti jika mereka sudah sadar, tidak perlu dipaksa ikut KB," kata dia.

Sementara itu, Kusmana mengaku siap untuk melibatkan kiai dan ulama. Menurutnya, dukungan ulama dan kiai itu penting dalam menyukseskan program BKKBN.

"Jabar adalah provinsi yang memberikan kontribusi luar biasa terhadap keberhasilan nasional, itu amanat Pak Wagub menekankan bahwa hal yang sudah di tata oleh pendahulu saya Pak Teguh akan dikembangkan dan dilanjutkan, karena Jabar tantangan dan peluangnya harus dimanage dan dikreasi agar memberikan kontribusi positif terhadap keberhasilan program tingkat nasional," ujarnya.

Editor: Brilliant Awal

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR