Tersinggung, Tokoh Masyarakat dan Budayawan Ciamis Ultimatum Babeh Saidi

Daerah

Kamis, 13 Februari 2020 | 17:07 WIB

200213171006-tersi.jpg

Muhammad Rizal Yakub

PERNYATAAN tokoh Betawi, Ridwan Saidi ternyata membuat warga Tatar Galuh Ciamis Jawa Barat, terusik. Sejumlah tokoh masyarakat Ciamis, budayawan, para kabuyutan dan mahasiswa, pemuda dan Ormas menyatakan sikap mengecam keras pernyatan Ridwan Saidi tersebut. Bahkan mereka mengultimatum Babe Saidi panggilan akrab Ridwan Saidi- jika dalam 2x24 jam tidak datang ke Ciamis bakal dilaporkan ke polisi.

Pernyataan sikap itu disampaikan Ketua Dewan Kebudayaan Ciamis, Dr. H. Yat Rospia Brata Drs M.Si di kampus Universitas Galuh Ciamis, Kamis (13/02/2020).
Hadir sejumlah tokoh Ciamis, budayawan dan Kepala Dinas Kebudayaan Pemuda dan Olahraga, Erwan Darmawan.

Inti dari pernyataan sikap itu pada prisnipnya warga Tatar Galh Ciamis, tersinggung dan merasa sedih karena Galuh dicap brutal.

Ros sangat menyangkan sekelas Ridwan Saidi yang populer di televisi mengeluarkan pernyataan yang ngawur. Bahkan cenderung memicu konflik SARA. Selain itu unggahan di medsos itu bakal mempengaruhi pemahaman kalangan muda tentang sejarah Galuh.

"Sampai tadi pagi, unggahan tentang Galuh Brutal yang diucapkan Ridwan Saidi sudah ditonton 11 ribu orang, ada komentar dari kalangan muda sangat miris, bahwa membenarkan pernyataan babe Saidi," kata Ros.

Yat mengkhwatirkan jika masalah ini dibiarkan berlarut-larut bakal menimbulakan konflik horizontal. "Seharusnya dia sendiri tahu akibatnya. Karena Warga Galuh itu tak bisa disamakan dengan orang lain, kalau diusik akan lain ceritanya. Jangan mengusik warga Tatar Galuh, karena Galuh itu luas bukan saja Ciamis tapi meliputi Tasik, Banjar sampai ke Kebumen Jawa Tengah," tandasnya.

Para budayawan, pemuda dan mahasiswa sepakat bahwa Pernyataan Ridwan Saidi itu tak bisa dianggap enteng. Mereka berharap Pemerintah Kabupaten Ciamis pun bersikap. Karena Pemerintah Ciamis pun telah dilecehkan oleh Ridwan Saidi dengan menyebutnya tak punya potensi daerah.

"Kita nanti akan mengirim surat kepada eksekutif dan legislatif untuk menindaklanjuti masalah ini," katanya.

Sebelumnya telah beredar video di youtube bahwa Ridwan Saidi mengatakan Galuh itu adalah brutal. Tayangan video tersebut membuat warga tatar galuh jadi terusik.

Vidio youtube Ridwan Saidi yang membuat warga tatar galuh Ciamis terusik.

Editor: Kiki Kurnia

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR