Jalan Kabupaten Terancam Terputus Akibat Longsor

Daerah

Kamis, 13 Februari 2020 | 16:46 WIB

200213165027-jalan.jpeg

Dally Kardilan

LONGSOR tebing dengan ketinggian 30 meter dan lebar 20 meter, dii pinggir jalan kabupaten yang menghubungkan kecamatan Kasomalang dengan Cisalak, Subang dikuatirkan memutuskan jalan tersebut. Sebab jaraknya tinggal sekira satu meter dari bibir jalan.

Selain itu, material tanah longsoran pun sudah menutupi menimbun saluran irigasi persawahan sepanjang 25 meter yang mengairi persawahan sedikitnya 60 hektar.

“Betul, kita tadi bersama pa Camat Kasomalang, Agus Hendra sudah meninjau ke sana dan bersama Kapolsek pun supaya diberi tanda bagi pengguna jalan," kata Danramil Cijambe, Kapten Arm. HM Saprudin yang ditemui Kamis (13/2/2020).

Longsor yang terjadi di Kampung  Cadas Ngampar RT 19 RW 04 Desa Kasomalang Wetan Kecamatan Kasomalang, Subang ini diakibatkan hujan yang cukup lebat sejak Rabu malam hingga Kamis dinihari. “Kita memang kuatirkan terjadi longsor susulan hingga bias memutuskan jalan yang menghubungkan Desa Kasomalang Wetan dengan Desa Bojongloa Kec. Kasomalang dan wilayah Cisalak, “ujarnya.

Langkah yang diambil selain melakukan pengarahan kepada warga sekitar juga pemasangan tanda bagi pengguna jalan untuk berhati-hati, serta melaporkan ke pimpinan terutama BPBD Kabupaten. “Kita menyarakan untuk sementara menghentikan aliran air ke sawah yang terbawa longsor serta membuat pagar pembatas atau  pengaman di lokasi, serta akan dilakukan penanganan kedarutan karya bhakti bersama masyarakat, “pungkasnya.

Sementara itu akibat hujan pun telah menjebol tebok benteng yang ada di lingkungan Pesantren Darul Falah di  Kecamatan Cisalak, Subang. Akibatnya salah satu jalan menuju pesantren tertutupi material tembok. “Kita sudah bersihkan dan jalan sudah bisa dilalui, “kata Pimpinan pontren Darul Falah, Ustadz Ridwan Hartiwan. 

Editor: Kiki Kurnia

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR