Damkar Kota Cimahi Garap 254 Bangunan Terkait APK/APAR Tahun Ini

Bandung Raya

Kamis, 13 Februari 2020 | 15:17 WIB

200213151936-damka.jpg

RETRIBUSI dari Alat Pemadam Kebakaran/Alat Pemadam Api Ringan (APK/APAR) tahun ini ditargetkan bisa menyentuh Rp52.355.000. Potensi yang akan digarap tahun ini ada sekitar 254 bangunan/gedung.

Kepala Seksi (Kasi) Pencegahan dan Penyuluhan Kebakaran Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Cimahi, Saipul Nurjaman mengatakan, retribusi dari sektor APK semuanya disetorkan ke kas daerah.

"Tahun lalu retribusinya alhamdulilah sampai Rp78.160.500. Tahun ini target APK 2020 itu Rp52.355.000," katanya, Kamis (13/2/2020).

Penarikan retribusi dari sektor APK atau APAR di Kota Cimahi sudah tercantum dalam Peraturan Daerah (Perda) Kota Cimahi Nomor 7 Tahun 2012 tentang Pedoman Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran di Wilayah Kota Cimahi.

Saipul menjelaskan, penentuan target itu berdasarkan objek yang sudah ditentukan dari database yang sudah teridentifikasi. "Potensi jumlah objek retribusinya 254 bangunan/gedung," ucapnya.

APAR  merupakan alat yang digunakan untuk memadamkan api. Setiap bangunan gedung yang digunakan untuk keramaian seperti industri, rumah sakit, perkantoran, perusahaan, mal dan lain-lain pada dasarnya harus memiliki APAR.

Kewajiban pemasangan APAR itu diperkuat dalam Perda Kota Cimahi Nomor 7 Tahun 2012. Saipul mengatakan, pendapatan dari retribusi dihasilkan dari pemeriksaan APAR yang dilaksanakan dua kali dalam setahun.

"Pemeriksaan itu dilakukan sebanyak 2 kali dalam setahun," katanya.

Menurut Saipul, dari hasil pemeriksaan rutin yang dilakukan, APAR yang terdapat di gedung keramaian cukup bervariasi. "Kalau hasil pemeriksaan kita tahun sebelumnya, hasilnya bervariasi ada yang harus diperbaiki, ada juga yang masih baik," bebernya.

Editor: Efrie Christianto

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR