Media Bocorkan Kondisi Mengerikan Korban, Dikuliti Suami Sendiri #JusticeForIngrid Guncang Mexico

Crime Story

Kamis, 13 Februari 2020 | 16:30 WIB

200213114841-foto-.jpg

dailymail

Ibu kota Meksiko, Mexico City diguncang kasus kriminal yang memicu protes luas dari kelompok hak asasi manusia. Kasus kejahatan domestik ini juga memicu kemarahan di kalangan pihak berwenang. Dikutip dari DailyMail kemarin, kasus dimaksud melibatkan warga bernama Erik Francisco Robledo dan bocornya foto-foto korban.

Pria berusia 46 tahun itu menghabisi istrinya Ingrid Escamilla Vargas yang meregang nyawa di usia 25. Kemarahan warga pecah setelah tabloid setempat memampang foto-foto korban dengan kondisi yang tak terbayangkan.  

Erik mengaku membunuh, memutilasi dan membuang organ dalam Ingrid ke saluran pembuangan. Tak hanya itu, sebelumnya korban pun dikuliti. Tubuhnya ditemukan tak berkulit mulai dari wajah hingga lutut.

#JusticeForIngrid

Warga menuntut jaksa penuntut menyeret pelaku dengan hukuman maksimum.  Tragedi yang menimpa Ingrid terjadi di apartemen pusat kota Mexico City  akhir pekan lalu.

Namun media baru memberitakan detail penderitaan di detik-detik akhir hidupnya dalam beberapa hari ini. Wali kota Mexico City menegaskan pelaku telah diamankan. Dalam foto yang beredar, Erik nyaris menjadi sasaran amuk massa.

Erik mengaku terlibat adu mulut dengan Ingrid di hari nahas tersebut. Sang istri tak tahan dengan kebiasaannya menenggak minuman keras. Erik juga mengonsumsi narkoba sebelum keributan terjadi. Kepada aparat Erik menyebut tindakannya dipicu “tantangan” korban.

Protes dilancarkan berbagai kelompok HAM.

Di tengah emosi yang memuncak, korban disebut Erik melakukan kekerasan terhadapnya dengan pisau di tangan. Kalap ia meraih  pisau dari korban yang disebutnya menikam dirinya tiga kali. Berhasil merebut   pisau dapur putih dari tangan Ingrid, Erik menghunuskannya tepat di tenggorokan.

Mengetahui korban tewas seketika, Erik tak menghentikan kejahatannya. Ia menguliti Ingrid mulai dari wajah hingga lutut. Tak itu saja, Erik mengeluarkan organ pencernaan korban yang juga ditemukan dengan bola mata telah tercungkil.

Menyadari apa yang dilakukannya, Erik yang berusaha menutupi aksinya membuang potongan mutilasi tubuh korban ke saluran pembuangan. Fakta lainnya mengungkap Erik kemudian menghubungi mantan istrinya dan mengakui perbuatannya.

Picu kemarahan nasional.

Petugas yang mendatangi apartemen pasangan ini disuguhi pemandangan yang membuat mual. Tubuh Ingrid yang rusak ditemukan dengan kondisi mengerikan terbaring di ruangan yang dipenuhi darah. Pemberitaan surat kabar yang ikut menampilkan foto-foto korban tak pelak membuat Mexico City terguncang. Banyak warga yang tak percaya dengan skala kekerasan yang menimpa Ingrid.

Kantor kejaksaan Mexico City mengatakan pihaknya kini  menyelidiki enam pegawai negeri yang dicurigai membocorkan dokumentasi kondisi Ingrid di akhir hidupnya. Menyusul kasus ini timeline media sosial pun dipenuhi tagar dukungan pada keluarga korban di antaranya #IngridEscamilla dan #JusticeForIngrid.

Lembaga Perempuan Nasional Meksiko mengutuk penerbitan foto dan kejahatan yang menimpa Ingrid. "Meksiko menghadapi tantangan luar biasa sehubungan dengan kekerasan terhadap perempuan," demikian rilis resmi mereka. "Kami mendesak media untuk bekerja dengan profesionalisme."

Erik nyaris jadi korban amuk massa.

Demo memprotes kekerasan terhadap perempuan meningkat dalam beberapa bulan terakhir di Meksiko. Para demonstran membakar gedung-gedung pemerintah dan menghiasinya dengan grafiti. Rata-rata 10 wanita tewas dalam sehari di Meksiko pada tahun 2018 dan 40% menjadi  korban pasangan sendiri.

Ingrid yang berakhir dengan kebrutalan dilaporkan Milenio Television telah mengajukan pengaduan kekerasan dalam rumah tangga terhadap Erik beberapa bulan sebelumnya. Namun korban menarik pengaduan. Ditanya aparat apa yang kini dirasakannya, Erik menjawab, “Aku malu.”

NO WAY.

Editor: Mia Fahrani

  • BERITA TERKAIT

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR