Bupati Resmikan Jembatan Gantung Program Bakri Amanah

Daerah

Rabu, 12 Februari 2020 | 18:49 WIB

200212185205-bupat.jpg

RATUSAN warga yang berasal dari Keamatan Cisaga dan Kecamatan Banjar, berkumpul memenuhi bantaran Sungai Citanduy yang melintas di Kampung  Desa Mekarmukti, Kecamatan Cisaga dan Desa Balokang Kecamatan Banjar Kota Banjar, Rabu (12/2/2020).

Kerumunan warga tersebut rupanya sedang menyasikan prosesi peresmian Jembatan Gantung proggram Ekpedisi 1000 jembatan untuk Negeri Warga sekitar antusias menyambut pembangunan jembatan penghubung Kecamatan Banjar dengan Kecamatan Cisaga tersebut.

Jembatan tersebut dibangun melalui porgram Ekspedisi 1000 Jembatan untuk Negri yang diprakarsai oleh Bakrie Amanah. Sementara proses pengerjaan pembangunan jembatan ini dpercayakan kepada Vertical Rescue.

Bupati Ciamis, Dr. H. Herdiat Sunarya dan Wali Kota Banjar, Hj. Ade Uu Sukaesih secara bersamaan resmikan Jembatan Jembatan Harapan untuk Negeri yang tercatat sebagai Jembatan Gantung terpanjang di Priangan yang melintasi diatas ruas Sungai Citanduy menghubungkan wilayah Kabupaten Ciamis dan Kota Banjar, Rabu.

Peresmian jembatan gantung sepanjang 160 meter yang dibangun hanya dalam sembilan hari. Bupati Ciamis mengungkapkan rasa syukur dan ucapan terima kasih atas terbangunnya jembatan yanag merupakan akses perekonomian di kedua wilayah itu.

“Alhamdulillah kami bersyukur atas terbangunnya jembatan perintis ini. Kami juga berterimakasih kepada pihak Bakrie Amanah dan BMM yang telah menginisiasi pembukaan akses masyarakat di kedua desa yang kebetulan berada di dua wilayah kabupaten dan kota yang berbeda,” katanya.

Bupati berharap, dibangunnya jembatan gantung tersebut dapat meningkatan perekonomi masyarakat, baik bagi warga Ciamis maupun warga Kota Banjar, dan mempermudah dalam aktivitas masyarakat dikedua wilayah.

“Saya minta masyarakat untuk dapat menjaga dan merawat jembatan ini. Dan Insha Allah pemeirntah akan  memfasilitasi penerangannya,” katanya.

Hal sama juga dikatakan Walikota Banjar, dengan dibangunnya jembatan ini kedua desa diharapakan akan lebih saling berinteraksi dalam bidang apa pun, terutama dalam peningkatan perekonomian di kedua wilayah.

“Saya sudah berkordinasi dengan Bupati Ciamis, kedepan jembatan ini akan dikembangkan menjadi jembatan permanen, sehingga kendaraan roda empat bisa lewat,” kata Hj. Ade Uu.

Diaku Ade Uu pembangunan infrastruktur di pelosok, seperti jembatan perintis ini merupakan kebutuhan masyarakat dalam upaya meningkatkan aktivitas warga dalam berbagai aspek kehidupan, baik sosial maupun ekonomi.

Sementara tokoh masyarakat Aip Saripudin sangat bahagia dengan dibangunya jembatan gantung ini merupakan akses antara Kab Ciamis dengan Kota Banjar.

"Kehadiran jembatan sangat ditunggu-tunngu sejak lama karena mereka sebelumnya warga disini dengan hanya menggunakan perahu untuk bisa  menujua kota Banjar,"pungkas Arip disela-sela acara.  

Editor: Kiki Kurnia

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR