Disdagkoperin Kota Cimahi Lakukan Sidak ke Pasar Antri dan Pasar Atas

Bandung Raya

Selasa, 11 Februari 2020 | 13:49 WIB

200211135021-disda.jpg

DINAS Perdagangan Koperasi UMKM dan Perindustrian (Disdagkoperin) Kota Cimahi  melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke Pasar Antri dan Pasar Atas,  Selasa (11/2/2020). Hal itu dilakukan untuk monitoring harga bawang putih, menyusul melambungnya harga bawang putih beberapa pekan terakhir ini.

Berdasarkan pantauan di Pasar Atas Jalan Kolonel Masturi, petugas dari  Disdagkoperin Kota Cimahi dan pengurus Pasar Atas mendatangi satu per satu pedagang sayuran. Mereka menanyakan harga bawang putih dan pasokan yang didapatkan. Hampir semua pedagang sayuran di Pasar Atas menjual  bawang putih dengan harga Rp 60 ribu/kg.

"Ya rata-rata bawang putih di sini dijual dengan harga Rp 60 ribu/kg. Naik sejak beberapa minggu ini. Biasanya mereka jual antara Rp 30 ribu sampai Rp 40 ribu/kg," ujar Suryana, Kepala Pasar Atas.

Pasokan sayuran yang didapat dari pedagang yang ada di Pasar Atas, hampir semuannya berasal dari Pasar Induk Caringin Kota Bandung.

"Kebanyakan beli ke Pasar Caringin. Kalau  beli langsung dari petani  sih nggak ada ya," ujar Suryana.

Nanah (60), seorang pedagang sayuran di Pasar Atas mengatakan, sudah hampir sebulan terakhir ini harga bawang putih mengalami kenaikan.

"Biasanya saya jual Rp 30 ribu/kg, sekarang 60 ribu/kg. Dua kali lipat naiknya. Penyebabnya karena mewabahnya virus corona, karena kan bawang putih impor dari Cina," ungkapnya.

Akibat melambungnya harga, penjualan bawang putih pun menjadi sepi. "Biasanya stok 2 kilogram bisa habis dalam sehari. Begitu harga naik, 2 kilogram habisnya bisa sampai tiga hari. Karena yang biasa beli 1 kilogram, sekarang dikurangi jadi seperempat," kata Nanah.

Editor: Efrie Christianto

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR