Ratusan Ibu di Kota Cimahi Antre di Puskesmas Jalani IVA Tes

Bandung Raya

Selasa, 11 Februari 2020 | 13:47 WIB

200211134821-ratus.jpg

RATUSAN ibu di Kota Cimahi antre di Puskesmas Cimahi Tengah Jalan Djulaeha Karmita, Selasa (11/2/2020), untuk menjalani Tes Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA Tes) secara cuma-cuma alias gratis. Tes IVA ini dilakukan untuk mendeteksi dini kanker serviks atau kanker leher rahim.

Kegiatan yang diinisiasi Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cimahi dan Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Cabang Kota Cimahi ini, dilaksanakam dalam rangka memperingati hari kanker sedunia yang jatuh setiap tanggal 4 Februari.

"Ini dalam rangka memperingati hari kanker sedunia, kita laksanakan workshop tentang kanker serviks dan payudara, serta pemeriksaan IVA Tes yang diikuti sekitar 150 orang, tempatnya dibagi dua, di Puskesmas Cimahi Tengah, dan Bidan Delima Padasuka secara bersamaan," ungkap Kepala Dinkes Kota Cimahi, drg. Pratiwi di sela kegiatan.

Selain itu, pihaknya bekerjasama dengan PKK melakukan pelayanan gratis selama bulan Februari ini. "Jadi PKK nyari sasarannya dan mengajak ke Puskemas untuk memeriksakan diri. Mudah-mudahan masyarakat bisa terlayani dan mengecek kesehatannya sejak dini, supaya tidak terkena kanker serviks dan kanker payudara," kata Pratiwi.

Menurutnya, kanker serviks dan kanker payudara ini bisa ditemukan sejak dini dan bisa diobati secara dini supaya tidak berlanjut. "Jadi sedini mungkin kalau ada tanda-tanda positif cepat diantisipasi untuk ditangani di Puskemas. Jadi tidak menjadi ganas. Jadi IVA Tes ini sangat penting dilakukan, khususnya bagi pasangan usia subur (PUS). Sebab, tes tersebut bisa mendeteksi dini jika terjadi pra kanker serviks," ujar Pratiwi.

Sutia (52), seorang warga yang ikut tes IVA mengaku baru pertama kali menjalani tes ini. "Ini pertama. Untuk mengetahui, ada gejala kanker atau tidak. Mumpung gratis," ujar warga Jalan Sukamaju RT 1/RW 6 Kelurahan Melong, Kecamatan Cimahi Selatan ini.

Ia mengetahui adanya IVA Tes ini dari kader PKK yang ada di lingkungan rumahnya. "Kegiatannya bagus, jadi bisa deteksi dini kalau terkena kanker," ujarnya.

Editor: Efrie Christianto

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR