Diikuti 35.000 Akun, Grup Facebook Kota Majalaya Tak Mengarah pada Pembentukan OKP Atau Ormas

Bandung Raya

Selasa, 11 Februari 2020 | 13:46 WIB

200211134737-diiku.png

ANGGOTA grup facebook Kota Majalaya yang akunnya sudah mencapai 35.000 lebih tidak mengarah pada pembentukan sebuah ormas, OKP, maupun LSM. Kendati jumlah anggotanya terus bertambah setiap harinya, grup facebook Kota Majalaya ini hanya ajang untuk sharing atau tukar pendapat melalui jejaring sosial di dunia maya  melalui akses internet.

Selain itu, sebagai ajang silaturahmi dengan sesama pengguna akun facebook yang berasal dari Kecamatan Majalaya, Solokanjeruk, Paseh, dan Ibun. Bahkan, warga Majalaya yang berdomisili di Cicalengka, Kota Bandung, Lampung, Batam, dan yang sedang berada di Arab Saudi serta Hongkong juga gabung pada jejaring pertemanan facebook grup Kota Majalaya.

Hal itu untuk menanggapi adanya kehawatiran sejumlah pihak dengan adanya grup facebook Kota Majalaya ini mengarah pada pembentukan ormas, OKP dan LSM. Rencananya, grup facebook Kota Majalaya ini akan mengadakan kopdar dengan mengusung tema, "Majalaya Memang Hebat" di Graha Sajabat (GOR KONI) Desa Majakerta Kecamatan Majalaya Kabupaten Bandung, Ahad (16/2/2020). Pada pelaksanaan kopdar itu ditargetkan 500 anggota grup facebook Kota Majalaya mengikuti kegiatan tersebut.

"Kopdar grup facebook Kota Majalaya ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi di antara penggagas Kota Majalaya, selain dengan admin maupun anggota grup facebook Kota Majalaya," kata Ketua Kopdar Grup Facebook Kota Majalaya Elis Trisnawati Soehendar kepada galamedianews.com di Majalaya, Kabupaten Bandung, Selasa (11/2/2020).

Menurut Elis, pembentukan grup facebook Kota Majalaya ini hanya untuk ajang komunikasi maupun silaturahmi di dunia maya. "Kita pun tak berharap jika grup facebook Kota Majalaya digunakan untuk mendirikan sebuah ormas maupun OKP.  Dan kita juga tak berharap ada pihak-pihak yang membawa nama grup facebook Kota Majalaya untuk kepentingan di dunia nyata. Jadi intinya, grup facebook Kota Majalaya ini hanya untuk kepentingan silaturahmi maupun komunikasi melalui dunia maya," ungkap Elis.

Elis mengatakan, para anggota grup facebook Kota Majalaya ini mayoritas ibu-ibu, selain kaum pria. Bahkan di antara anggota facebook itu, mereka merupakan para pelaku usaha dalam bidang kuliner maupun pelaku usaha kecil dan  menengah.

"Sehingga di antara mereka, khususnya pelaku usaha banyak yang memposting iklan dari produk yang dihasilkannya melalui laman grup facebook tersebut. Ada yang memposting kuliner maupun produk sandang/pakaian," katanya.

Elis mengatakan, melihat banyaknya pelaku usaha di grup facebook tersebut, pihaknya berencana untuk melaksanakan training. Yaitu melaksanakan pendidikan dan pelatihan pemasaran produk usaha kecil dan menengah melalui media sosial atau dengan sistem digitalisasi.

"Para pelaku usaha yang ada di grup facebook ini, bisa dilatih pemasaran peoduk usaha melalui pemasaran sistem digitalisasi. Supaya mereka tidak ketinggalan dalam mengembangkan usahanya," ungkapnya.

Editor: Efrie Christianto

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR