Tiga Tersangka Spesialis Curanmor Diringkus Polsek Ciwidey

Bandung Raya

Senin, 10 Februari 2020 | 12:39 WIB

200210123945-tiga-.jpg

Kapolsek Ciwidey, AKP Ivan Taofik diwawancarai oleh wartawan saat gelar perkara kasus pengungkapan tersangka curanmor di Mapolsek Ciwidey, Kab. Bandung, Senin (10/2/2020).

JAJARAN Polsek Ciwidey, Polresta Bandung, berhasil menangkap tiga orang tersangka pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Dari tiga tersangka, diamankan 30 unit sepeda motor dan 2 unit mobil jenis pick up.

Kapolresta Bandung, Kombes Pol. Hendra Kurniawan melalui Kapolsek Ciwidey, AKP Ivan Taofik mengatakan, puluhan kendaraan bermotor yang diamankan merupakan hasil operasi tiga tersangka sejak Mei 2019 hingga Januari 2020.

Satu orang tersangka berinisial RM (residivis) terpaksa dihadiahi timah panas oleh polisi karena berusaha melawan saat akan ditangkap. Tersangka RM ditangkap bersama A dan R setelah aksi mereka terungkap.

"Berdasarkan pengakuan para tersangka, mereka melakukan aksinya di puluhan lokasi. Setidaknya 19 lokasi di Ciwidey dan lebih dari 30 lokasi di luar Ciwidey," ujar Ivan saat gelar perkara di Mapolsek Ciwidey, Kab. Bandung, Senin (10/2/2020).

Dikatakan Ivan, ketiga tersangka menyasar kendaraan yang tengah terparkir baik di luar rumah maupun di dalam rumah. Jam operasi mulai dari pukul 10.00 WIB hingga pukul 17.00 WIB. Ketiga tersangka tersebut memiliki peran berbeda saat melakukan aksinya itu. 

"Modusnya mereka hunting dengan sepeda motor berboncengan tiga. Dua orang sebagai pemetik dan satu orang bertugas mengawasi kondisi," katanya.

Setelah kendaraan yang jadi sasarannya berhasil dicuri, ketiga tersangka kemudian membawa kendarana hasil curian itu ke wilayah Cianjur selatan. Disinyalir masih banyak kendaraan bermotor hasil curiannya yang belum terungkap. Sebab, polisi masih mengejar S yang berperan sebagai penadah.

"S masih DPO. Dia yang berperan sebagai penjual motor curian dengan harga Rp 3 jutaan per unitnya. Jadi dugaan kami masih banyak kendaraan hasil aksi jahat para tersangka ini. Tidak hanya yang sudah kami sita," ungkapnya.

Selain puluhan kendaraan bermotor, polisi juga turut menyita sejumlah barang bukti lainnya dari para tersangka. Di antaranya, dua kunci astag, tujuh mata kunci astag, soket untuk mencuri mobil, pembuka magnet, dan gurinda sebagai pembuat mata kunci astag.

"Ketiga tersangka yang telah kami amankan ini dijerat pasal 363KUHPidana dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara," kata Ivan.

Editor: Efrie Christianto

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR