Tasik Baseuh Ajang Kepedulian Lingkungan, Prestasi, Edukasi dan Wisata

Sport

Minggu, 9 Februari 2020 | 17:51 WIB

200209172609-tasik.jpg

Septian Danardi

SUNGAI Ciwulan memiki beragam pesonanya. Sungai kebanggan warga Tasikmalaya tersebut membutuhkan sentuhan kepedulian sekaligus perhatian yang sangat serius. Pasalnya, potensi alam yang sangat bagus bisa dijadikan destinasi wisata air. Namun minimnya kesadaran mengakibatkan sungai rusak, air berwarna karena bercampur limbah juga bau sampah rumah tangga.

Tapi bagi para atlet dan pecinta olahraga arung jeram kondisi itu menjadi tantangan tersendiri. Menciptakan prestasi sekaligus mengedukasi. Maka digagaslah event Tasik Baseuh untuk menggugah sekaligus mengukir prestasi.

Presiden Republik Aer sekaligus Ketua Umum Tasik Baseuh Harniwan “Obech” mengatakan, Tasik Baseuh Enjoy ke 6 ini dilaksanakan yang selalu digelar di Sungai Ciwulan selama 2 hari (Sabtu dan Minggu, 8-9/2/2020).

Dikatakannya, tujuan dengan dihelarnya event yang menjadi agenda rutin tahunan ini, lebih kepada peningkatan pengenalan edukasi terhadap destinasi wisata arung jeram di Kota Tasikmalaya. Selain itu, pihaknya juga sengaja mengajak para OPD untuk menjadi peserta arung jeram agar bisa melihat langsung kondisi sungai Ciwulan yang masih banyak sampah rumah tangga.

Hal ini perlu adanya perhatian Pemerintah dan Unsur Muspida untuk lebih konsen terhadap kondisi Ciwulan. Edukasi terhadap kesadaran warga bantaran sungai agar lebih peduli terhadap sungai Ciwulan dengan tidak membuang sampah ke sungai.

Apalagi limbah pabrik maupun home industri yang secara sengaja membuang limbah ke sungai Ciwulan.

"Kami sangat prihatin dengan kondisi Ciwulan, dari data yang didapat sejak 2003 hingga saat ini masih saja sungai Ciwulan menjadi sarana untuk membuang limbah dan sampah," katanya, Minggu (9/2/2020).

Padahal, dengan dijadikannya sungai Ciwulan tempat arung jeram bahkan menjadi salah satu event Kejurnas arung jeram, seharusnya ada perhatian dari semua pihak. Sehingga Ciwulan menjadi salah satu kebanggaan warga Tasikmalaya.

"Masalah sampah di Ciwulan, harus menjadi tanggung jawab bersama. Minimal bisa menekan volume sampah ataupun limbah yang masuk ke Ciwulan dan pemerintah serta penegak hukum harus tegas," ujarnya.

Ditambahkannya, pada event kali ini sebenranya ingin ada juga agenda penenaman pohon. "Akan tetapi, pihaknya saat meminta bantuan bibit pohon ke Dinas LH Kota Tasikmalaya, jawabanya sangat miris, tidak ada bibit pohon lagi kosong, kan ini lucu juga sebenarnya," ungkapnya.

Iwan Menambahkan, 22 Maret mendatang pada hari Air Sedunia, pihaknya ingin sekali semua unsur mau terjun ke Sungai Ciwulan untuk memberikan sedikit perhatiannya terhadap kondisi Ciwulan yang cukup memprihatinkan.

Dikatakanya, Panitia sengaja menyediakan perahu sebanyak 46 unit. Dikarenakan antusias peserta yang terus berdatangan untuk ikut berarungjeram. Sebanyak 35 perahu disediakan untuk peserta selebihnya perahu untuk tim rescue.

Pada hari pertama pesertanya dari OPD sejumlah 177 peserta terdiri dari 13 dinas dan selebihnya adalah peserta umum, diantaranya dari Bogor, Bekasi, Tangerang dan Tasikmalaya.

"Total ada 286 peserta yang ikut dan tak hanya dari warga Tasikmalaya saja," katanya.

Disinggung atlet arung jeram Tasikmalaya menyambut Porprov 2022 Jawa Barat nanti, Iwan mengatakan, pihaknya siap memberikan yang terbaik.

Adapun jika Ciwulan ditunjuk menjadi lokasi kejuaraan , pihaknya juga siap membantu agar Ciwulan bisa menjadi salah satu lokasi arung jeram terbaik Porprov 2022.

“Melihat perkembangan di beberapa kota yang sudah berhasil. Itu para atletnya merupakan warga yang ada di bantaran sungai. Sehingga kami membuat event ini agar masyarakat lebih mengenal arung jeram," katanya

Wali Kota Tasikmalaya, Budi Budiman cabang olahraga (Cabor) arung jeram di Porprov 2022 Jawa Barat nanti, pihaknya menekankan agar atlet Kota Tasikmalaya sumbang medali emas. Bahkan Wali Kota pada kesempatan itu mencoba arung jeram bersama para OPD. Event ini harus jadi motivasi bagi atlet arung jeram Kota Tasikmalaya agar bisa menyiapkan diri menjadi yang terbaik serta bisa menyumbangkan emas saat Porprov 2022.

"Tasik Baseuh harus menjadi motivasi tinggi bagi atlet arung jeram Kota Tasikmalaya yang akan bersaing dengan peserta lain," katanya.

Pihak Pemkot, kata Budi, mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan oleh FAJI Kota Tasikmalaya ini sebagai agenda tahunan yang bisa menggandeng wisatawan untuk datang ke Tasikmalaya.

"Intinya, ini jadi motivasi kita untuk 2022. Karena kita ditunjuk menjadi tuan rumah Porprov yang salah satunya ada venue olahraga arung jeram dan di sini lokasinya (Sungai Ciwulan, red)," katanya.

Salah seorang peserta Tasik Baseuh, Asep MP dari Kominfo Kota Tasikmalaya mengungkapkan event ini sangat bagus untuk para pecinta olahraga air khususnya dan olahraga adventure. Olahraga arung jeram lebih menantang saat arusnya deras dan Ciwulan bagus untuk arung jeram.

Diharapkan selain menjadi wahana wisata air juga bisa melahirkan bibit atlet arung jeram yang handal. Hingga bisa menciptakan prestasi ditingkat Nasional bahkan Internasional. Para peserta arung jeram Tasik Baseuh ke 6 terpukau arus Sungai Ciwulan Kota Tasikmalaya.

Editor: Kiki Kurnia

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR