Tak Tahan Ditagih Mas Kawin, Pria India "Serahkan" Kepala Istri ke Kantor Polisi

Crime Story

Selasa, 11 Februari 2020 | 16:08 WIB

200207131747-kepal.jpg

dailymail

WARNING: GRAPHIC

Sebuah klip pendek dengan pemandangan yang membuat merinding sekaligus mual kembali viral. Kali ini datang dari kabar kriminal Negeri Bollywood. Seperti yang ramai di media sosial, klip memperlihatkan seorang pria berjalan tenang dengan “menenteng” kepala sang istri. Ya, sangat tak terbayangkan.

Dikutip dari DailyMail beberapa waktu lalu, pria berusia 30 tahun tersebut diketahui bernama Akhilesh Rawat. Ia mengakhiri hidup istrinya Rajani di kediaman keduanya di Bahadurpur, Uttar Pradesh. Usai memutilasi Rajani, Rawat membawa kepala korban yang meregang nyawa di usia 26 tahun melintasi  jalanan.

Sickening.

Menyadari apa yang disaksikannya, warga pun berteriak ngeri. Rawat yang bak orang linglung pun membuat polisi turun tangan. Saat diamankan, ia menyanyikan lagu kebangsaan India dan meneriakkan yel-yel pahlawan. Tanpa perlawanan Rawat digiring aparat, sementara warga membungkus kepala korban dengan kain.

Peristiwa yang memicu kemarahan netizen ini terjadi Sabtu pagi beberapa pekan kemarin. Rawat ditangkap di dekat kantor polisi Jahgirabad. Inspektur Polisi Arvind Chaturvedi mengatakan pelaku ditangkap atas tuduhan kasus pembunuhan bermotif mahar. Ia muntab saat ayah korban menagih mahar pernikahan putrinya.

Warga ngeri dan histeris.

Rawat dan Rajani sudah menikah selama dua tahun dan tahun lalu, mereka dikaruniai anak perempuan. Namun sang bayi tak bertahan lama. "Korban tinggal di rumah orangtuanya setelah kematian putrinya dan Rawat memaksanya  pulang empat hari lalu," ujar  kepala pengawas kepolisian.

Dan di hari nahas itu pasangan ini terlibat adu mulut yang berujung kekerasan. Kalap Rawat menyerang Rajani dengan senjata tajam. “Sabtu sore itu mereka bertengkar. Entah bagaimana, pelaku kemudian menyeret korban keluar dan memenggalnya.”

Warga membungkus kepala korban dengan kain.

Unspeakable.

Usai mengeksekusi Rajani, Rawat menuju jalanan dengan menenteng kepala korban. Ia berjalan dengan arah menuju kantor polisi. "Kami sudah mengamankan sajam dari rumah terdakwa." Demikian konfirmasi kepolisian yang selanjutnya menginterogasi pelaku.

India merupakan negara dengan jumlah kematian akibat pertikaian mas kawin tertinggi. Tahun 2010 tercatat ada 8.391 kematian atau setara 1,4 kematian per 100.000 wanita. Sejauh ini tak sedikit korban perempuan yang memilih bunuh diri karena tak tahan dengan pelecehan dan penyiksaan dari suami dan mertua.

Editor: Mia Fahrani

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR