Haji Tahun Ini Dilayani Empat Maskapai Penerbangan

Haji

Jumat, 31 Januari 2020 | 11:32 WIB

200131113223-haji-.jpg

infohaji.co.id

ilustrasi

JIKA biasanya pemberangkatan dan pemulangan jemaah haji Indonesia dilayani dua maskapai, maka tahun ini akan dilayani empat maskapai penerbangan. Hal ini sebagai upaya untuk meningkatkan pelayanan dan menurunkan biaya tiket sebab terjadi persaingan di antara maskapai.

"Ada empat maskapai yang akan melayani jemaah haji Indonesia yakni Garuda Indonesia, Saudi Arabia Airlines, Citilink, dan Fly Nash. Citilink anak perusahaan Garuda, sedangkan Fly Nash adalah anak perusahaan dari Saudi Arabia Airlines," terang Wakil Ketua Komisi VIII DPR, Tubagus Ace Hasan Syadzily, saat dihubungi, Jumat (31/1/2020).

Seperti diketahui, Komisi VIII DPR dan Menteri Agama menyepakati besaran Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) tahun 2020 yang tidak mengalami kenaikan dibandingkan tahun 2019, yaitu Rp 35.235.602 atau USD 2.563. Pembayaran BPIH tahun 2020 ini dilakukan dengan menggunakan mata uang rupiah. BPIH ini tetap dengan menggunakan asumsi jumlah jemaah haji sebanyak 231.000 jemaah haji untuk Indonesia.

Lebih jauh Tubagus Ace mengatakan, salah satu penyebab tetapnya BPIH tahun ini adalah karena asumsi mata uang rupiah yang menguat atas mata uang asing, terutama USD dan Saudi Arabia Riyal (SAR).

"Pada tahun sebelumnya, asumsi dollar Amerika Serikat atas rupiah sebesar Rp 14.200, maka tahun ini sebesar Rp 13.750," katanya seperti ditulis wartawan "PR", Sarnapi.

Dampak selanjutnya terhadap biaya penerbangan yang tahun ini hanya Rp 28.600.000. "Tahun 2019 yang lalu biaya penerbangan sebesar Rp 30.079.285. Faktor lainnya masuknya dua maskapai baru sehingga biaya bisa ditekan," katanya.

Meski Fly Nash dan Citilink baru akan melayani jemaah haji, menurut Ace, DPR dan pemerintah tetap meminta agar standar pelayanan maskapai baru sama dengan Garuda dan Saudi Arabia Airlines.

"Saya optimistis kedua maskapai baru bisa melayani jemaah haji dengan baik sebab sudah terbiasa membawa jemaah umrah Indonesia," katanya.

Rencananya, untuk Citilink akan melayani di Embarkasi Banjarmasin, sementara, Fly Nash untuk Embarkasi Palembang.

"Kemarin juga diputuskan bahwa untuk jamaah haji Jawa Barat di Kertajati masih tetap dengan maskapai Saudi Arabia. Kita akan melakukan pemantauan persiapan pemberangkatan jemaah haji Jawa Barat dari Bandara Kertajati pada hari ini Jumat (31/1/2020)," katanya.

Editor: Lucky M. Lukman

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR