Dua Pasien di RSHS Negatif Terpapar Virus Corona

Bandung Raya

Kamis, 30 Januari 2020 | 14:05 WIB

200130140554-dua-p.jpg

dok

ilustrasi

DUA pasien di RSUP dr Hasan Sadikin (RSHS) Bandung dipastikan negatif dari paparan virus corona. Hal tersebut dibuktikan dari hasil pemeriksaan Badan Penelitian Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) yang telah diterima RSHS pada Rabu (29/1/2020) kemarin.

Pasien pertama yang merupakan warga negara Cina, HGT (35) telah dipulangkan kemarin sore. Sementara HA (25) pasien kedua warga Kota Bandung masih dalam pemantauan akhir sebelum dipulangkan.

"Alhamdulillah pada siang hari ini secara resmi RSHS sudah menerima hasil Tuan HGT dan Tuan HA secara resmi negatif," tutur Direktur Utama RSHS, dr Nina Susana Dewi di RSHS, Jln. Dr. Djunjunan, Kota Bandung, Kamis (30/1/2020).

Dengan hasil tersebut, kata Nina, masyarakat Jawa Barat tidak perlu panik karena hasil pemeriksaan kedua pasien di RSHS telah dinyatakan negatif. HGT hanya menderita ISPA sedangkan HA dinyatakan infeksi saluran pernapasan bawah.

Diakui Nina, seperti ditulis wartawan "PR", Novianti Nurulliah, pihaknya sengaja mengabarkan hal ini dengan tidak terburu-buru karena menunggu hasil resmi dari Bitbangkes meski di pemberitaan maupun di media sosial sudah ramai membahasakan hasil pemeriksaan Balitbangkes.

Untuk diketahui sejak Minggu (26/1/2020), RSHS mengisolasi dua pasien terobservasi virus Corona karena keduanya memiliki gejala influencer dan demam serta memiliki riwayat pulang dari negara yang terpapar.

Ketua Tim Penanganan Infeksi Khusus RSHS, dr Yovita Hartantri mengatakan, untuk pasien HGT sudah dipulangkan kemarin sore, sedangkan untuk pasien kedua kondisi saat ini HA dalam kondisi baik. Pasien HA sudah tidak sesak walaupun masih memakai alat bantu.

"Nanti akan dipantau kondisi terakhir. Pasien dalam dua hari sudah stabil, baik kondisinya, tadi sudah ada foto dada, sudah ada perbaikan. Sekarang masih perawatan nungu di ruang isolasi," ujar dia.

Selanjutnya, pihaknya akan melakukan pertemuan tim untuk kelanjutan perawatan.

Editor: Lucky M. Lukman

  • BERITA TERKAIT

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR