Ekstrem atau.. Kuliner Three Squeaks yang Bikin Netizen Mual dan Marah

Ragam

Selasa, 28 Januari 2020 | 15:43 WIB

200128154324-ekstr.jpg

dailymail

Sebuah klip kembali viral. Kali ini giliran rekaman kuliner warga yang diperkirakan dari Guangdong, Cina. Dalam klip tadi pria tersebut tampak menikmati sajian berupa anak tikus hidup.

Tanpa merasa jijik, menggunakan sumpit ia mengambil satu dari enam anak tikus yang dihidangkan lalu mencelupkannya pada  semangkuk saus sebelum memakannya. Rekaman  menjijikkan ini juga memperlihatkan anak-anak tikus tersebut sama sekali tidak dimasak.

OMG.

No way..

Hanya disusun di atas piring dengan garnish potongan tomat. Dianggap lezat oleh sebagian warga Guangdong, si tikus masih mencicit ketika disantap. Meski pemerintah melarangnya tapi hidangan serupa masih ditemukan di restoran yang menyajikannya dengan sembunyi-sembunyi.

Hidangan tikus ini dinamai Three Squeaks karena tikus-tikus ini memang mencicit sebelum berkali-kali dicelupkan ke dalam saus hingga akhirnya mati. Tidak jelas di mana rekaman berlangsung namun dalam video terdengar si pria menggunakan bahasa mandarin.

Really?

Obat?

Kemunculan klip ini memicu banjir komentar karena ramai hanya beberapa hari setelah ramai beredar klip lainnya yang juga membuat netizen mual sekaligus marah.

Klip dimaksud memperlihatkan warga Cina yang tengah menyantap  kelelawar di restoran mewah. Memancing emosi karena viral di tengah sebaran virus corona yang salah satunya diperkirakan berasal dari hewan liar termasuk kelelawar.

No thanks.

Seorang virologis terkemuka Cina yang membantu mengatasi epidemi SARS di Asia pada tahun 2003 juga memperingatkan jenis virus corona yang mematikan dapat menyebabkan wabah setidaknya 10 kali lebih buruk daripada krisis kesehatan 17 tahun lalu.

Kelelawar sendiri biasa digunakan dalam pengobatan tradisional Tiongkok untuk mengobati sejumlah penyakit, termasuk batuk, malaria, dan penyakit kelamin gonore. Kitab  medis kuno Ben Cao Gang Mu juga menyebut kotoran hewan nokturnal ini diyakini dapat menyembuhkan penyakit mata.

I see..

Editor: Mia Fahrani

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR