Sejak 2018, Orang Terkaya di Dunia Sudah Prediksi Kemunculan Virus Corona

Dunia

Selasa, 28 Januari 2020 | 09:26 WIB

200128092606-sejak.jpg

dok

ilustrasi

DUNIA kini tengah dihebohkan kemunculan wabah Virus Corona (Coronavirus/nCov). Puluhan orang meninggal dunia akibat serangan virus ini.

Jauh sebelum mewabah dan mematikan, di bulan April tahun 2018 sebenarnya orang terkaya dunia dan pemilik perusahaan teknologi Microsoft, Bill Gates, sudah memprediksi bahwa Virus Corona akan menjadi ancaman manusia. Meski tidak menyebut nama, ia mengingatkan wabah virus mematikan adalah ancaman ketiga terbesar di dunia.

Dua ancaman lainnya yakni perubahan iklim dan perang nuklir. "Dunia harus mempersiapkan diri dari ancaman. Bukan saja perubahan iklim dan senjata nuklir, tapi merebaknya wabah virus mematikan yang bisa memicu perang," kata Bill Gates, dari Business Insider.

Dilansir kembali dari viva.co.id, Selasa (28/1/2020), ketika itu Bill Gates mengatakan, virus mematikan tersebut bisa membunuh lebih dari 30 juta orang dalam waktu enam bulan. Ia juga mengatakan bahwa virus ini mirip wabah flu Spanyol pada 1918.

Wabah tersebut telah membunuh lebih dari 50 juta orang. Oleh karena itu, ia meminta agar setiap negara bersiap menghadapi ancaman virus ini dengan pemberian vaksin.

"Vaksin jenis baru mampu mencegah terjadinya epidemi, terutama dalam menghadapi virus yang telah bermutasi. Tapi harus sabar menunggu karena vaksin jenis baru ini memakan waktu lama, sekitar 10 tahun, karena untuk pengembangan serta lisensi," ungkapnya.

Virus Corona diduga berasal dari binatang dan bermutasi, lalu menyerang manusia. Masa inkubasi virus tersebut antara 1 hingga 14 hari. Kemungkinan jumlah kasusnya akan terus meningkat. Studi terkini menduga virus tersebut berasal dari ular belang Taiwan dan kobra Cina. Hewan ini kerap dijual di pasar makanan di Wuhan.

Kasus pertama Virus Corona terjadi pada 8 Desember 2019. Virus tersebut dengan cepat menyebar dan menyebabkan banyak orang terkena pneumonia akut. Pemerintah Cina menduga, virus bermula dari konsumsi hewan liar yang ada di pasar hewan di Kota Wuhan.

Virus Corona diketahui telah menyebar ke 13 negara. Negara-negara tersebut adalah Kanada, Cina, Jepang, Singapura, Malaysia, Korea Selatan, Taiwan, Thailand, Amerika Serikat, Vietnam, Nepal, Prancis, dan Australia.

Jumlah orang meninggal dunia di Cina akibat wabah Corona-virus kian bertambah menjadi 80 dari sebelumnya 56 orang.
Komisi Kesehatan Nasional Cina melaporkan ada 24 kematian terbaru di Provinsi Hubei. Adapun total kasus yang terinfeksi virus tersebut secara nasional naik tajam menjadi 2.744 kasus.

Sementara belum ada kematian baru yang dikonfirmasi di luar Provinsi Hubei. Jumlah orang yang terinfeksi Virus Corona meningkat menjadi 769, dan sekitar setengahnya ada di Hubei dengan 461 orang di antaranya dalam kondisi kritis.

Editor: Lucky M. Lukman

  • BERITA TERKAIT

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR