Virus Corona Mewabah, Menhub Perintahkan Perketat Pemeriksaan di Bandara

Nasional

Senin, 27 Januari 2020 | 11:44 WIB

200127114431-virus.jpg

dok

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi

MENTERI Perhubungan (Menhub) Republik Indonesia, Budi Karya Sumadi memerintahkan memperketat pemeriksaan terkait keberangkatan dan kedatangan dari dan ke Wuhan, Cina, di bandara dan pelabuhan Indonesia.

"Tadi malam saya sudah menyampaikan perintah kepada seluruh operator bandara dan pelabuhan untuk meningkatkan pemeriksaan (terhadap) penerbangan dari dan ke Wuhan, atau kapal yang berasal dari Cina kita periksa intensif. Saya harapkan cepat selesai," tutur Menhub Budi Karya saat ditemui di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Senin (27/1/2020).

Lebih lanjut ia juga mengharuskan seluruh petugas operasional pelabuhan dan bandara untuk mengenakan masker selama bertugas. Mereka juga diminta terus melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait.

Budi Karya menyampaikan, siang ini ia akan mengundang sejumlah menteri dan pihak lain untuk melakukan rapat bersama, membahas langkah-langkah antisipatif yang dilakukan sebagai upaya pencegahan masuknya virus corona ke Indonesia.

"Yang terakhir, nanti siang di Kemenhub akan mengundang Menkes, Menlu, Menpar, Imigrasi, Bea Cukai, seluruh operator pelabuhan dan bandara untuk merapatkan langkah-langkah apa yang harus dilakukan untuk hal ini," tambahnya.

Sementara itu, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebutkan sebanyak 2.014 orang positif terjangkit virus corona atau novel coronavirus (nCov) dan 56 meninggal dunia akibat penyakit tersebut.

Mengutip data resmi WHO per tanggal 26 Januari 2020, jumlah kasus virus corona pada 26 Januari meningkat sebanyak 694 kasus di mana sehari sebelumnya tercatat 1.320 orang terjangkit penyakit itu.

Sebelumnya, Kepala Lembaga Biologi Molekuler Eijkman Prof. Amin Subandriyo mengatakan virus corona banyak ditemukan terutama di hewan, sementara yang menyerang manusia hanya sebagian kecil dari virus corona. Virus corona yang ditemukan di Cina teridentifikasi jenis baru dan belum pernah ditemukan sebelumnya sebagai virus corona yang menyerang manusia.

Virus corona jenis baru yang ditemukan di Cina itu secara kekerabatan dekat dengan virus SARS, dan dapat menular tidak hanya dari hewan pembawa virus tapi juga antar manusia.

Editor: Lucky M. Lukman

  • BERITA TERKAIT

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR