Banjir Rancaekek Semakin Parah Akibat Alihfungsi Lahan

Bandung Raya

Sabtu, 25 Januari 2020 | 18:24 WIB

200125182746-banji.jpg

Engkos Kosasih

SEBAGAI bentuk keprihatinannya terhadap bencana banjir, Anggota DPRD Kabupaten Bandung H. Cecep Suhendar langsung menemui warga korban banjir di Desa Sukamanah Kecamatan Rancaekek Kabupaten Bandung, Sabtu (25/1/2020).

Cecep bersama timnya sambil membawa bantuan sembako untuk para korban banjir. Untuk menerobos genangan banjir, Cecep pun menggunakan perahu guna membawa makanan yang hendak dibagikan kepada warga korban banjir.

"Sebenarnya, banjir Rancaekek belum seberapa. Seperti yang saya katakan bahwa banjir Rancaekek tahun ini akan lebih besar dua kali lipat dari biasanya. Ini terbukti di beberapa desa di Kecamatan Rancaekek yang menjadi langganan banjir. Saat ini debit air lebih tinggi dari biasanya," kata Cecep kepada wartawan di lokasi banjir Desa Sukamanah, Sabtu sore.

Ia mengatakan, bencana banjir di Desa Sukamanah yang merendam ratusan rumah itu, karena desa tersebut berada pada muara 4 sungai yang ada di Rancaekek. Yakni Sungai Cikijing, Sungai Cimande, Sungai Citarik dan Sungai Cikeruh.

"Diperparah lagi karena ada alih fungsi lahan di sekitar Desa Rancaekek Kulon yang tadinya sebagai lahan genangan air, kini menjadi urugan tanah setinggi 7 meter untuk rel kereta cepat," keluhnya.

Editor: Kiki Kurnia

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR