Longsor di Cisewu Garut Putuskan Jalan Penghubung Dua Desa

Daerah

Jumat, 24 Januari 2020 | 17:14 WIB

200124165207-longs.jpg

Agus Somantri

LONGSOR terjadi di Kampung Sawah Manjah RT 02/RW 02, Desa Girimukti, Kecamatan Cisewu, Kabupaten Garut, Jumat (24/1/2020). Longsor menyebabkan terisolirnya jalan yang menghubungkan Desa Girimukti menuju Desa Mekarsewu, Kecamatan Cisewu.

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut, Tubagus Agus Sofyan menyebutkan, longsor terjadi sekitar pukul 01.30 WIB setelah kawasan tersebut diguyur hujan lebat sejak Kamis (23/1/2020) sore hingga malam hari.

"Ada jalan alternatif, tetapi hanya bisa dilalui oleh kendaraan roda dua, itupun melewati jalur sungai yang jembatannya belum selesai dan ditakutkan air naik disaat hujan pada saat pengguna jalan melewati jembatan," ujarnya, Jumat (24/1/2020).

Menurut Tubagus, longsor dengan lebar sekitar 3 meter dan panjang kurang lebih 10 meter itu juga memutuskan jalur PLN di wilayah tersebut, dan menyebabkan jalan sepanjang 50 meter terancam dikarenakan ada retakan di atas longsoran.

"Longsor juga menyebabkan tertimbunnya sawah seluas 1,5 hektare di sekitar lokasi longsoran dan mengancam 2 hektare sawah lainnya," ucapnya.

Tubagus menyebutkan, penanganan sementara yang dilakukan yaitu peninjauan lokasi oleh unsur Forkopimcam beserta petugas PLN, dan juga bersama masyarakat sekitar berupaya membersihkan material longsoran untuk membuat akses jalan agar bisa dilalui oleh kendaraan roda dua.

"Untuk sementara, taksiran kerugian diperkirakan sekitar Rp 75 juta," katanya.

Editor: Lucky M. Lukman

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR