Seorang Anak Meninggal Dunia Dipatuk Ular di Bandung

Bandung Raya

Kamis, 23 Januari 2020 | 12:52 WIB

200123125445-seora.jpg

SEORANG anak berusia 11 tahun berinisial AR meninggal dunia akibat dipatuk seekor ular jenis "bungarus candidus" di lokasi kejadian Jalan Nagrog, Kecamatan Ujungberung, Kota Bandung.

Ibunda dari AR, Diah (38) di Bandung, Kamis menjelaskan peristiwa yang merenggut nyawa anaknya tersebut terjadi Rabu (22/1/2020) sekira pukul 08.30 WIB.

Menurut dia, pada saat itu anaknya bermain dengan ular sepanjang 1,5 meter dari pemberian orang tak dikenal.

“Tiba-tiba dapat ular dari orang tidak dikenal, bilangnya ularnya mau dijual. Katanya warga juga sudah mengingatkan agar tidak main ular itu,” ungkap sang ibu.

Dia mengaku tidak mengetahui saat anaknya dipatuk ular tersebut. Saat itu dia sedang mengerjakan pekerjaan di luar rumahnya.

"Di rumah AR bilang digigit ular di bagian jari tengah, kemudian sempat diberi penanganan dengan berikan air panas dan garam," kata dia.

Kemudian Diah lantas membawa anaknya tersebut menuju rumah sakit terdekat, yakni Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ujungberung.

Namun sesampainya di Unit Gawat Darurat (UGD), menurutnya, dokter menyatakan anaknya sudah meninggal.

"Setelah dikabarkan meninggal, langsung dibawa ke rumah untuk kemudian disiapkan pemakamannya," katanya.

Diah menjelaskan, AR merupakan anak kandung kedua dari tiga bersaudara. Anaknya tersebut, kata Diah, dimakamkan siang hari setelah dinyatakan meninggal oleh dokter.

Editor: Efrie Christianto

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR