Tiap Tahun 150.000 warga Jawa Barat Berangkat Umrah

Haji

Kamis, 23 Januari 2020 | 10:40 WIB

200123104143-tiap-.jpg

dok

ilustrasi

POTENSI jemaah umrah Jawa Barat sangat besar mencapai 150.000 orang per tahun atau 15 persen dari potensi nasional. Hal ini menjadi kesempatan kepada pihak perbankan syariah untuk menggali potensi umat dari haji dan umrah ini.

"Dengan makin panjangnya daftar tunggu haji reguler, umat Islam Indonesia mengalihkan kepada ibadah umrah," kata Direktur Utama BJB Syariah, Indra Falatehan, dalam sosialisasi kebijakan umrah dan peluncuran Bank penerima setoran biaya murah di Hotel Harris, Kamis (23/1/2020).

Wartawan PR, Sarnapi melaporkan, acara tersebut dihadiri Direktur Bina Haji Khusus dan Umrah Kemenag Arfi Hatim, Plt Kepala Kanwil Kemenag Jabar Handiman Romdony, dan Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Jabar Ajam Mustajam. Hadir juga ratusan biro perjalanan haji khusus dan umrah se-Jawa Barat.

Indra mengatakan, potensi dana umat dari ibadah haji dan umrah sangat besar sehingga bisa dioptimalkan untuk kepentingan bangsa dan negara.

"BJB Syariah ditunjuk pemerintah untuk menjadi bank penerima setoran biaya perjalanan ibadah haji maupun umrah," ujarnya.

Sedangkan Plt Kepala Kanwil Kemenag Jabar, Handiman Romdony mengatakan, Kemenag tak menginginkan adanya jemaah umrah yang tak bisa berangkat ke tanah suci.

"Termasuk jemaah umrah yang telantar baik di bandara tanah air maupun di tanah suci. Banyak kasus biro perjalanan umrah yang bermasalah dengan menelantarkan jemaah," katanya.

Menurutnya, dengan makin banyaknya umat Islam yang melaksanakan umrah dan haji diharapkan kondisi Indonesia semakin baik.

"Jangan sampai bolak-balik ke tanah suci, namun sikap dan perilakunya tak berubah menjadi lebih baik," ucapnya.

Editor: Brilliant Awal

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR