Tak Ada Guna Jauhkan Anak dari Teknologi, Ini Tips Hindarkan dari Pengaruh Negatifnya

Teknologi

Kamis, 23 Januari 2020 | 01:09 WIB

200122232347-tak-a.jpg

Telegraph

Seorang anak sedang bermain gadget di balik selimut.

TEKNOLOGI seyogyanya mampu mempermudah kehidupan masyarakat. Namun faktanya, teknologi dapat 'memangsa' seseorang, termasuk anak-anak, jika tidak digunakan dengan baik dan benar.

Banyak efek negatif teknologi yang mengancam anak-anak. Kondisi ini tentu membuat banyak orang tua khawatir dan memunculkan pertanyaan: "haruskah menjauhkan anak-anak dari teknologi?"

PR head of Likee, Helen Wang mengatakan, jawabannya tentu tidak. Menurut dia, melalui siaran pers, Rabu (22/1/2020), langkah terbaik yang harus dilakukan adalah memantau penggunaan teknologi anak-anak.

"Bagaimanapun, kini transformasi digital sudah terjadi. Tidak ada gunanya menjauhkan anak dari teknologi. Sebaliknya, membuat anak memahami cara yang tepat untuk memanfaatkan penggunaan teknologi adalah kuncinya," ujar Helen.

Lantas, bagaimana cara melakukannya? Berikut tips yang dibagikan Helen:

1.Menjaga intensitas komunikasi sehari-hari

Komunikasi merupakan aspek penting dalam mengasuh anak. Orang tua perlu membangun kepercayaan agar anak merasa nyaman. Dengan begitu, akan lebih mudah bagi orang tua untuk mendidik anak, termasuk dalam hal penggunaan teknologi. Ketika anak telah memiliki rasa kepercayaan, mereka akan memperlakukan orang tua sebagai penasihat yang mereka hormati, bukan sebagai diktator.

Bagaimana melakukannya? Orang tua harus memiliki quality time bersama sang anak melalui pemakaian gadget, semudah memberikan tips saat mereka bermain game dan melakukan panggilan video atau bahkan hanya SMS sehari-hari. Hal ini sederhana tetapi ampuh untuk membuat orang tua menjadi lebih dekat dengan anak.

2. Membatasi penggunaan teknologi

Segala sesuatu yang berlebihan itu memang tidak baik, tidak kecuali dalam hal teknologi untuk anak. Meskipun orang tua memantau aktivitas online mereka, bukan berarti anak terhindar dari risiko kecanduan bermain gadget. Ada banyak cara untuk membatasi penggunaan teknologi pada anak.

Orang tua dapat membuat jadwal kapan sang anak dapat dengan bebas menggunakan teknologi, hanya saat akhir pekan misalnya. Orang tua juga bisa memperlakukannya sebagai reward ketika sang anak mendapatkan nilai bagus atau saat mereka melakukan perbuatan baik.

3. Melakukan aktivitas bersama

Ada banyak cara untuk mengajarkan anak tentang cara memanfaatkan teknologi dan cara terbaik adalah dengan menggunakannya bersama. Dengan melakukannya, orang tua tidak perlu khawatir bahwa penetrasi teknologi akan menjauhkan kita dengan anak karena orang tua masih terlibat dalam aktivitas online sang anak. Orang tua akan membuat sang anak merasakan keberadaan mereka. Beragam aktivitas yang dapat orang tua lakukan bersama anak termasuk bermain game, belajar menggunakan aplikasi, dan bahkan membuat video pendek.

4. Memanfaatkan aplikasi dan perangkat child-friendly

Menjadi orang tua di era digital tentu merupakan sebuah keberuntungan karena kita dapat menggunakan teknologi yang kian berkembang ini sebagai ‘enabler’. Dalam konteks ini, adalah untuk mengajar dan melindungi anak dari kejahatan teknologi yang bisa digunakan dalam bentuk perangkat atau aplikasi.

Editor: H. D. Aditya

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR