Ayo Ikutan Sayembara Logo Geopark Galunggung, Hadiahnya Menggiurkan Loh

Pariwisata

Selasa, 21 Januari 2020 | 17:15 WIB

200121171535-ayo-i.jpg

udaindra.blogspot.com

DINAS Pariwisata Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Tasikmalaya menggelar sayembara logo Geopark Galunggung. Hal ini sebagai salah satu langkah untuk menghasilkan identitas berbentuk logo visual branding dan Kepariwisataan Kabupaten Tasikmalaya (Khususnya Kawasan Galunggung) yang mencerminkan ciri identitas daerah.

Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Tasikmalaya, Safari Agustin mengatakan, pemerintah daerah membuat sayembara pembuatan logo Geopark Galunggung setelah mendapat Keputusan Presiden tentang Gunung Galunggung sebagai salah satu geopark di Indonesia.

Pihaknya saat ini tengah mematangkan rencana induk pariwisata di wilayah galunggung dengan membentuknya tim percepatan Geopark Nasional. "Tinggal kita kerjasama dengan komunitas," kata Safari, Selasa (21/1/2020).

Dikatakannya, untuk hadiah utama juara pertama sebesar Rp 20 juta. Sayembara logo tersebut, hari ini sudah mulai dibuka, dengan peserta seluruh warga negara Indonesia. "Gratis. Nanti informasi lebih lengkapnya bisa didapatkan di website Pemkab Tasikmalaya," katanya.

Pembentukan Geopark Galunggung tersebut, kata Safari, meliputi 14 kecamatan dari 39 total jumlah kecamatan di Kabupaten Tasikmalaya. Lokasinya membentang di sebelah Barat dengan identitas Gunung Galunggung, Ibu Kota Kabupaten Tasikmalaya Singaparna sampai ke batas Timur lokasi objek wisata Bendungan Leuwi Keris.

Maksud dan tujuan penyelenggaraan sayembara desain logo Geopark Galunggung ini tak lain adalah untuk memajukan Tasikmalaya sebagai tujuan wisata dunia. Keuntungannya, ke depan bisa menjadi Geopark Nasional.
Selain itu, unsur geologi, hayati, budaya, bisa menjadi seimbang dan sinergi untuk kemajuan sosial ekonomi di Kabupaten Tasikmalaya.

"Selain tujuan wisata bisa menjadi sarana penelitian jadi sisi edukasinya terbangun," katanya.

Bahkan tidak sampai di situ, kata Safari, nantinya Galunggung akan didaftarkan menjadi Geopark Internasional. Pastinya akan jadi tujuan wisatawan mancanegara.

Selain mematangkan induk pariwisata nantinya, saat ini Pemkab Tasikmalaya juga terus melakukan penataan infrastruktur di Kawasan Wisata Galunggung.

"Penataan di sana membutuhkan anggaran yang tidak sedikit. Waktu yang dibutuhkan dua sampai tiga tahun. Kami lakukan secara bertahap mulai tahun ini, tahap awal sedang berlangsung. Pembiayaan pembangunan geopark ini pun akan dibantu oleh UNESCO Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB),"

Ditambahkan Safari, Geopark ini akan memunculkan ciri khas budaya Indonesia di Tasikmalaya. Biasanya kalau Geopark sudah dibangun akan mampu meningkatkan wisatawan bisa sampai 10 kali lipat dari destinasi wisata lainnya.

"Apalagi nanti ditopang kehadiran tol pasti akan menjadi daya dongkrak pariwisata di Kabupaten Tasikmalaya," katanya.

Selain lokasi destinasi wisata, lanjut Safari, nantinya akan diciptakan beberapa titik-titik lokasi kuliner. Di Tasikmalaya banyak yang khas dan rasanya pun tak kalah lezat dengan kuliner di daerah lainnya.

Salah satu makanan khas ada kupat tahu Mangunreja. Makanan itu sudah cukup dikenal oleh para pemburu kuliner. Ini bisa dijadikan daya tarik makanan atau suguhan kuliner bagi pelancong yang berkunjung ke Tasikmalaya.

Editor: Lucky M. Lukman

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR