Kirim Informasi untuk Kepentingan Israel, Warga Negara AS Dibekuk Polisi Lebanon

Dunia

Selasa, 21 Januari 2020 | 04:08 WIB

200121004101-kirim.jpg

alaraby.co.uk

Peristiwa di Beirut, Lebanon yang dilaporkan ke Israel.

PEMERINTAH Lebanon mengumumkan penangkapan seorang warga Amerika Serikat (AS), Senin (20/1/2020), karena menyiarkan langsung sejumlah acara di Beirut untuk surat kabar Haaretz, Israel.

Pejabat setempat menuding pria AS yang mengaku sebagai wartawan tersebut telah melakukan aksi spionase untuk kepentingan Israel.

“Mengikuti berita media sosial tentang seseorang yang telah menyiarkan langsung acara-acara di Downtown Beirut untuk harian Haaretz Israel, patroli Keamanan Negara berhasil melacak dan menemukan keberadaannya, dan mencurigai seseorang yang telah merekam film tersebut. Rekaman yang sama yang muncul di halaman koran Israel,” sebut pejabat Lebanon.

Pernyataan resmi Lebanon mengidentifikasi pria itu bernama Nicholas A., “warga negara AS yang tinggal di Beirut. Ia mengaku sebagai wartawan lepas”.

Disebutkan, Nicholas dibekuk polisi setempat untuk diinterogasi.

Sementara itu pihak Haaretz mengklarifikasi bahwa tidak ada wartawan yang melaporkan untuk surat kabarnya tentang protes dari Beirut, dan tidak ada hubungan dengan warga negara AS yang ditahan.

Kiriman video langsung di akun Facebook Haaretz adalah kiriman resmi Reuters. Haaretz tidak menerima video itu langsung dari siapa pun selain dari Reuters.

Editor: H. D. Aditya

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR