Ribuan Buruh Peduli Sungai Citarum

Bandung Raya

Minggu, 19 Januari 2020 | 19:28 WIB

200119192934-ratus.jpg

Engkos Kosasih

DEWAN Pimpinan Pusat Serikat Pekerja/Serikat Buruh Konfederasi Layanan Independen dan Informasi Ketenagakerjaan (DPP K SP/SB Lidik) bekerja sama dengan Sektor 7 Satgas Citarum Harum dan Lebar Media mengadakan kegiatan jalan sehat di kawasan Taman Sangkuriang Rancamanyar Kecamatan Baleendah Kabupaten Bandung, Minggu (19/1/2020).

Kegiatan jalan sehat itu diikuti ribuan peserta yang umumnya kaum buruh. Pemberangkatan ribuan anggota buruh jalan sehat bersama DPP K SP/ SB Lidik dilepas oleh Aster Kodam III/Siliwangi Kolonel Arh Hasto Respatyo bersama Dansektor 7 Satgas Citarum Harum Kolonel Kav Purwadi.

Bersamaan dengan itu, DPP K SP/SBI Lidik menyerahkan bibit tanaman trembesi sekitar 2000  pohon dan bibit alpukat unggulan. Ribuan pohon itu untuk menghijaukan kawasan DAS Citarum sebagai bentuk kepedulian dari kalangan kaum buruh.

Ketua Presedium Konfederasi SB/SP Lidik Ngadi Utomo mengatakan, bahwa pihaknya memiliki hutang kepada generasi yang akan datang.

"Maka kita harus menjaga  dan menyelamatkan lingkungan dengan cara melakukan penanaman pohon," kata Ngadi kepada galamedianews.com usai kegiatan.

Ngadi mengatakan, masyarakat Indonesia, khususnya Jawa Barat memiliki kebanggan alam yang tak ternilai yaitu aliran Sungai Citarum dari hulu sungai di Situ Cisanti sampai Muara Gembong Karawang Jawa Barat sepanjang 297 km.

"Pada abad ke-4 sampai abad ke-7 aliran Sungai Citarum  sangat terkenal sampai mancanagara karena kebersihannya. Bahkan kerajaan Taruma Negara menggantungkan pertanian dari Sungai Citarum untuk kebutuhan airnya," ungkap Ngadi.

Namun saat ini, lanjut Ngadi, Sungai Citarum mempunyai predikat sebagai sungai terkotor no 2 di dunia.

"Maka kami selaku buruh, warga masyarakat perlu menyelamatkan ekosistem kedepannya. Kita dukung program pemerintah. Kita dukung Kodam III/Siliwangi sebagai benteng terakhir untuk menjaga lingkungan termasuk Sungai Citarum," ungkapnya.

Editor: Brilliant Awal

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR