Jumlah Pencaker di Kota Cimahi Capai 3.047 Orang

Bandung Raya

Minggu, 19 Januari 2020 | 17:16 WIB

200119171651-jumla.jpg

dok

SEPANJANG tahun 2019,  jumlah pencari kerja (Pencaker) di Kota Cimahi mencapai 3.047 orang, terdiri dari laki-laki sebanyak 1.800 orang dan perempuan 1.248 orang.

Kepala Bidang (Kabid) Penempatan Pelatihan Tenaga Kerja dan Transmigrasi (P2TKT) Dinas Tenaga Kerja (Disnaker)  Kota Cimahi, Isnendi mengatakan, jumlah Pencaker itu terdata dari jumlah pemohon  pembuatan kartu kuning yang diajukan ke Disnaker Kota Cimahi.

"Datanya dari Pencaker yang sudah terdata sepanjang 2019, jadi sudah sesuai fakta," katanya kepada galamedianews, Minggu (19/1/2020).

Sedangkan penempatan tenaga kerja berdasarkan pendidikan, tercatat ada sebanyak 357 orang. Rinciannya, laki-laki sebanyak 179 orang, dan perempuan 178 orang.

"Itu data yang keterima di perusahaan segitu. Termasuk CPNS-nya sekitar 100 orang. Sisanya bekerja di swasta," ujar Isnendi.

Untuk penyaluran tenaga kerja asal Kota Cimahi, kata Isnendi, sebetulnya pihaknya sudah menyiapkan sistem online bernama Sistem Link and Match (SILIMA) yang bisa ditelusuri lewat silima.cimahikota.go.id. Sistem tersebut diluncurkan tahun lalu.

Namun diakuinya sistem pencari kerja itu untuk saat ini belum optimal, sebab belum banyak stakeholder seperti Lembaga Pelatihan Kerja (LPK), Bursa Kerja Khusus (BKK), perusahaan dan pencari kerja yang memanfaatkan SILIMA.

"Kita tahun 2019 launching sistem SILIMA itu seperti halnya job fair. Ketika ini dibangun masih banyak keterbatasan sistem maupun dari stakeholder," sebutnya.

Untuk memaksimalkan sistem yang dibuat tahun lalu itu, pihaknya akan menggencarkan sosialisasi agar seluruh stakeholder bisa memaksimalkan SILIMA sebagai sistem yang memudahkan koneksinya.

"Itu salah satu upaya kita untuk mengurangi pengangguran. Ke depan akan kita gencarkan. Kita juga akan membuat pertemuan rutin dengan BKK, LPK maupun perusahaan," katanya.

Editor: Brilliant Awal

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR