Sejumlah Bintang Berebut Tiket Nasional Piala Presiden Esports 2020

Sport

Jumat, 17 Januari 2020 | 19:38 WIB

200117193134-sejum.jpg

Ferdy Soegito Putra

SEBANYAK 204 atlet esport akan saling beradu strategi selama dua hari (18-19/1/2020) di Final Kualifikasi Piala Presiden Esports 2020 Regional Indonesia Barat tahun 2020. Kegiatan dilangsungkan di 23 Paskal Shopping Center, Jalan Pasirkaliki, Kota Bandung.

Setelah bertanding di babak ini, para atlet akan melanjutkan perjuangannya di tingkat Nasional dan melawan para juara kualifikasi Asia.

Ketua Panitia Penyelenggara Piala Presiden Esports 2020, Giring Ganesha menegaskan, penyelenggaraan Final Kualifikasi Piala Presiden Regional Indonesia Barat bertujuan untuk menjaring atlet-atlet esport terbaik dari setiap wilayah.

"Memasuki tahap kualifikasi regional barat, kami optimistis atlet-atlet esport akan menunjukkan kemampuan terbaiknya untuk melangkah ke final nasional menghadapi atlet-atlet esports dari ASEAN," kata Giring, Jumat (17/1/2020).

Giring menambahkan, pada final regional barat, pihaknya akan mempertandingkan 3 jenis game populer, mulai dari Free Fire, eFootball Pro Evolution Soccer atau yang biasa disebut PES dan Mobile Premiere League (MPL).

"Dari 204 atlet, 48 di antaranya akan bermain di game Free Fire mereka terbagi didalam 12 tim dan akan bersaing disana. Untuk PES ada 64 pemain, sisanya 22 pemain akan bermain di Mobile Premiere League," jelasnya.

Dikatakan Giring, final regional Indonesia barat akan lebih menarik karena terdapat atlet dan tim esport berprestasi hingga tingkat dunia. Di Free Fire terdapat tim RRQ, Onic Olympus, NXL Bunga Meriam hingga BOSS Esport.

Sementara di PES terdapat peraih gelar juara tingkat Asia serta semi-finalis Kejuaraan Dunia PES yakni, Rizky Faidan, dari ONIC Esport. Terakhir atlet Esport wanita MPL, Ani Wulandari.

"Kalau kemarin di Wilayah Regional Timur, mereka lebih berhati-hati saat bermain lebih banyak defense. Tapi di sini kita tidak bisa menebak. Harus diakui Wilayah Regional Barat merupakan pendaftar terbanyak di Piala Presiden 2020, dan banyak peserta berprestasi di sini," katanya.

Adapun jumlah pendaftar Piala Presiden Esports tahun 2020 totalnya sebanyak 177 ribu peserta. Jauh berbeda dengan tahun sebelumnya yang hanya 15 ribu peserta. Ia berharap dengan tingginya animo terhadap esport bisa membawa dampak positif bagi industri kreatif Indonesia.

"Harapannya tentu bisa berdampak positif bagi Indonesia secara ekonomi kreatif dan ikut mendorong tumbuhnya sport tourism," katanya.

Peraih gelar juara tingkat Asia serta semifinalis Kejuaraan Dunia PES, Rizky Faidan berharap bisa terus mengharumkan nama Indonesia di tingkat internasional. Ia siap bersaing di Final Kualifikasi Piala Presiden Esport 2020 Regional Barat.

"Persiapan tetap latihan dan menyiapkan mental saja karena yang utamanya mental. Sekarang sih memang sedang kurang melihat video pesaing-pesaing dari luar. Tapi saya coba melihat lagi dan dibantu juga sama tim," katanya.

Ia pun akan berjuang meningkatkan kemampuan bermain PES-nya pada ajang Piala Presiden tahun ini, dan tidak terbebani meskipun harus melawan peserta lokal.

"Tidak ada beban kalau pun saya bisa dikalahkan saya akan menyesali kekalahannya, bukan dari sisi lainnya," tegasnya.

Sama halnya dengan Ani Wulandari. Pemain Mobile Premiere League ini menargetkan akan meraih juara di Piala Presiden 2020. Ia pun berambisi untuk mengalahkan lawan-lawan di tingkat Asia.

"Hampir sama dengan peserta lain, latihan terus. Karena kita disupport penuh oleh penyelenggara dari akomodasi dan fasilitas lainnya. Betul memang tinggal mental dan diri kitanya saja," pungkasnya.

Editor: Lucky M. Lukman

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR