Kementerian Komunikasi Malaysia Bersama Organisasi Media dan LSM Jajaki Pembentukan Dewan Pers

Dunia

Kamis, 16 Januari 2020 | 21:31 WIB

200116213945-kemen.JPG

KEMENTERIAN Komunikasi dan Multimedia Malaysia (KKMM) mengadakan pertemuan bersama pimpinan organisasi media dan wakil-wakil lembaga nonpemerintah (LSM) untuk membentuk panitia sementara guna menyiapkan pembentukan Majelis Media atau Dewan Pers di Malaysia.

"Panitia sementara terdiri dari 17 orang mewakili organisasi-organisasi media cetak, elektronik dan online, organisasi wartawan media setempat dan internasional serta wakil-wakil NGO," ujar Menteri Komunikasi dan Multimedia Malaysia, Gobind Singh Deo di Putrajaya, Kamis.

Dia mengatakan panitia sementara dibentuk terkait keputusan kabinet pada 6 Desember yang lalu yang telah menyetujui rencana pembentukan sebuah Majelis Media sebagai sebuah lembaga pengaturan diri (self-regulatory body) bagi menjaga kepentingan media dan para anggotanya.

"Keputusan ini merupakan sebuah pergeseran besar karena kini usaha pembentukan Majelis Media ini telah mulai bergerak setelah lama ditangguhkan. Saya difahamkan bahwa rencana pembentukan sebuah Majelis Media telah dimunculkan pertama sejak 45 tahun lalu," katanya.

Pembentukan Majelis Media, ujar dia, selaras dengan aspirasi Manifesto Pakatan Harapan (Janji 27) yang akan membentuk sebuah Majelis Media yang dianggotai oleh tokoh-tokoh media, yang akan bertanggung jawab membuat garis panduan etika pelaporan dalam menangani aduan serta hak jawab berkaitan media.

Panitia sementara mempunyai waktu dua bulan untuk membuat Rancangan Undang-undang (RUU) untuk membentuk dan menetapkan fungsi-fungsi Majlis Media ini.

"Draf RUU ini akan meneliti lima bidang utama objektif dan fungsi majelis, struktur majelis dan keanggotaan, kode etik dan kaidah penyelesaian sengketa, peruntukan umum termasuk mengkaji undang-undang yang perlu dibatalkan apabila majelis dibentuk," katanya.

Majelis Media ini akan meliputi semua jenis media di Malaysia, yaitu media cetak, elektronik dan online.

Ia akan memperkuat dan memastikan kebebasan media serta hak-hak pengamal media dipelihara sementara memastikan pengamalan media yang lebih bertanggung jawab.

Editor: Rosyad Abdullah

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR