TKSK dan Lapad Ruhama Kunjungi Surya Penderita Hidrosefalus

Daerah

Rabu, 15 Januari 2020 | 17:46 WIB

200115174742-tksk-.jpg

SEMAKIN banyak pihak yang bersedia membantu Surya Ramadhani, bocah penderitah hidrosefalus yang saat ini dirawat di RSUD dr. Slamet Garut.

Sebagaimana diketahui, Surya Ramadhani merupakan anak dari pasangan Usep Udus Jaelani dan Santi Sumiati, warga Kampung Lempong Wetan, Desa Karanganyar, Kecamatan Leuwigoong, Kabupaten Garut.

Surya mendapat kunjungan dari Forum TKSK (Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan) Kabupaten Garut, bersama Lapad Ruhama (layanan terpadu rumah harapan masyarakat), dan juga Gerakan masyarakat memakmurkan masjid Solahudin Leuwigoong.

Ketua Forum Koordinasi TKSK Kabupaten Garut, H. Dedeng Hamam menjelaskan, kunjungan tim ini adalah dalam rangka memberikan santunan kepada keluarga Surya Ramadhani.

"Alhamdulillah barusan terkumpul santunan sebesar Rp 5.250.000 untuk meringankan beban keluarga,"  ujar Dedeng Hamam, Rabu (15/1/2020)

Dikatakannya, Surya Ramadhani harus mendapatkan penanganan berupa sedot cairan untuk menyembuhkan hidrosefalus yang dideritanya. 

Namun masalahnya kata Dedeng Hamam, saat ini RSUD dr. Slamet Garut terbatas dalam peralatan medis untuk sedot cairan. Karena itu Surya harus dirujuk ke Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.

Dari kunjungan ini Dedeng Hamam mengatakan, sempat bertemu dengan dokter saraf yang menangani Surya. Dari keterangan dokter itu, dalam waktu dekat Surya akan segera dirujuk ke RSHS Bandung.

"Kita langsung komunikasi dengan dokter saraf, insya Allah dalam waktu dekat akan segera dirujuk ke RSHS untuk disedot cairannya. Di RSUD Garut tidak ada selang untuk sedot cairan, makanya harus dirujuk ke Bandung," katanya.

Untuk biaya rumah sakit sebetulnya sudah tercover dari KIS PBI (bantuan pemerintah). Namun yang dipikirkan oleh keluarga kurang mampu ini adalah biaya keluarga ketika menunggu Surya dirawat di sana.

Maka dari itulah, pihaknya memberikan santunan dalam rangka membantu biaya keluarga ketika menunggu di RSHS Bandung nanti.

 

Editor: Efrie Christianto

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR