Setelah Ridwan Kamil, Giliran Wagub Temui Mantan Penghuni Wyataguna

Bandung Raya

Rabu, 15 Januari 2020 | 10:30 WIB

200115103141-setel.jpg

Novianti Nurulliah/PR

SETELAH Gubernur Ridwan Kamil, kini giliran Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum pada mantan penerima manfaat Balai Wyataguna di luar kompleks Wyataguna, Jalan Pajajaran Kota Bandung, Rabu (15/1/2020). Sebelumnya, Uu juga menemui pengelola balai.

"Kami pihak pemerintah yang di dalamnya meliputi pemerintahan pusat, provinsi dan kota sudah berkolaborasi dan sudah melakukan tahapan sesuai prosedur. Bahkan telah melaksanakan tahapan itu waktunya hampir satu tahun. Komunikasi lancar apa yang disampaikan oleh pemerintah sampai pada mereka (mantan penerima manfaat). Tapi mungkin ada hal yang belum dikabulkan oleh kami maka mereka seperti ini," ujar Uu seperti dilaporkan wartawan PR, Novianti Nurulliah.

Ia mengaskan, pihaknya bukan tidak peduli tapi pemerintah sudah memberikan tenggang waktu. Bahkan soal fasilitas kebutuhan mereka sudah dipenuhi.

"Tapi masalahnya ini anggaran negara. Kalau tidak sesuai dengan prosedur berarti ada unsur korupsi. Ini buat Udin kok dipakai Asep istilahnya begitu. Maka kami berharap pada masyarakat harus pahami, bukan kami tidak peduli justru kami peduli, " kata Uu.

Melalui komunikasi dengan para mantan penerima manfaat Uu ingin mengetahui keinginan mereka. Pemerintah provinsi pun, lanjut Uu, akan memberikan fasilitas yang sama dengan yang mereka terima sebelumnya.

"Antara lain fasilitas pusat di sini yang setiap hari mereka terima akan kami siap laksanakan. Untuk tempat kami akan beri tempat di dinas sosial di Cibabat Cimahi," Katanya.

Namun pihaknya akan memverifikasi. Pasalnya dari mantan penerima manfaat di sana diketahui di antaranya ada yang memiliki tempat tinggal di sekitar kompleks wyataguna.

Baca Juga: Sejumlah Disabilitas Penghuni Wyataguna Dikabarkan Diusir

"Menurut informasi orang tua ada yang berkecukupan, ada yang bilang masih kuliah ternyata tidak kuliah setelah dicek ke kampusnya," ungkapnya.

"Kami punya tanggung jawab pada masyarakat. Tapi kami punya aturan. Kami akan fasilitasi mereka ditambah perhatian lain seperti pelatihan," imbuh Uu.

Editor: Brilliant Awal

  • BERITA TERKAIT

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR